"Anugerah BUMN yang digelar di Jakarta, Kamis lalu mengusung tema "Membangun Daya Saing untuk Mewujudkan BUMN Unggul," kata Humas PTPN IV, Syahrul Siregar di Medan, Minggu.
Penghargaan tersebut diperoleh atas upaya perusahanan tersebut untuk melakukan optimasi teknis dalam proses pengolahan kelapa sawit yang mampu meningkatkan kapasitas produksi, rendemen, kualitas hasil, kemudahan operasi, kemudahan pemeliharaan dan keamanan/keselamatan.
Dengan automatisasi peralatan, manajemen PTPN IV membuat tenaga kerja lebih terampil dan lebih berteknologi.
"Melalui implementasi teknologi vertical sterilizer, PTPN IV telah berhasil mengurangi dampak negatif yang terjadi terhadap lingkungan, kebersihan pabrik lebih terpelihara, keselamatan kerja lebih baik dan hal ini sesuai dengan penerapan ISO 9001:2008 dan ISO 14001:2004," katanya.
Keunggulan daya saing PTPN IV lainnya adalah komitmen untuk menerapkan GCG secara konsisten dan berkelanjutan.
Penerapan GCG sebagai budaya perusahaan bukan hanya untuk kalangan internal namun juga kalangan eksternal seperti para mitra bisnis, pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya.
Dia menjelaskan, Pemerintah mengharapkan BUMN dapat terus mengembangkan daya saing guna mendukung peningkatan daya saing nasional.
"Anugerah BUMN itu sendiri menjadi ajang penghargaan (award) pelaku BUMN dengan tujuan mendorong dan merangsang BUMN untuk terus meningkatkan daya saing pada ranah organisasi, budaya kerja, dan bisnis agar menghasilkan produk dan jasa yang unggul dalam persaingan,"katanya.
Penghargaaan diberikan berdasarkan hasil perundingan panel ahli dan dewan juri melalui kajian kuesioner dan pendalaman kuesioner.
Bertindak sebagai juri kehormatan adalah Menteri BUMN Dahlan Iskan dibantu oleh dewan juri lainnya seperti Tanri Abeng, Ilham Habibie, Aviliani, A Pandu Djajanto, Agus Pambagyo, Muhammad Said Didu, Hermawan Kartajaya, Syamsuddin CH Haesy, Martinus Sulistio Rusli, dan Hadi M Djuraid.
Dalam presentasi pendalaman kuesioner di hadapan dewan juri dan panel ahli, PTPN IV mengirimkan Kabag MR dan GCG, Deriati Aida Farida (Kabag Perencanaan), Syahrul Aman Siregar (Humas), Halil Nasution (Kaur Bagian Perencanaan).
"Persaingan cukup ketat karena sebanyak 63 BUMN ikut untuk dikaji tim PPM Manajemen dan dari jumlah tersebut, sebanyak 50 BUMN diundang untuk presentasi pendalaman kuesioner di hadapan dewan juri/panel ahli dan PTPN IV menjadi salah satu peraih penghargaan tersebut,"katanya. (E16)
Pewarta: Evalisa Siregar:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.