Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Deliserdang M. Yusri di Lubuk Pakam, Selasa, mengatakan penetapan dua putaran Pilkada Deliserdang tersebut ditentukan melalui rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara, yang juga dihadiri masing-masing saksi tim peserta.
"Karena tidak ada yang mendapat suara lebih dari 30 persen, maka akan dilakukan putaran kedua yang diikuti pasangan Ansari Tambunan-Zainuddin Mars dan T. Akhmad Tala'a-Hardi Mulyono selaku peraih suara terbanyak pertama dan kedua," katanya.
Berdasarkan rekapitulasi yang dilakukan KPU Deliserdang, calon yang paling banyak memperoleh suara adalah pasangan Ashari Tambunan-Zainuddin Mars yang didukung PAN, PKB, PBB dan Gerindra dengan 159.956 suara atau 29,99 persen.
Di posisi kedua pasangan Tengku Akhmad Thala'a-Hardi Mulyono yang diusung Partai Golkar, PPP, Patriot mendapat 99.396 suara atau 18,63 persen, kemudian ditempat ketiga pasangan Timbangen Ginting-Parningotan dengan perolehan suara sebanyak 84.780 atau 15,98 persen.
Berikutnya pasangan Musdalifah-Syaiful Syafri dengan 59.626 suara atau 11,18 persen, Muhammad Idris-Satrya Yudha 41.636 suara atau 7,81 persen, Fatmawati- HM Subandi 20.843 suara atau 3,9 persen, Rabu Alam - Purnama Ginting 20.104 suara atau 3.77 persen.
Selanjutnya pasangan Harun Nuh-Bambang Hermanto 15.745 suara atau 2.95 persen, Eddy Azwar-Selamat 12.066 suara atau 2,26 persen, Sudiono - Haris Binar Ginting 10.259 suara atau 1,92 persen dan Sihabuddin-Nemaken Tarigan 9.041 suara atau 1,69 persen.
"Kami memberikan kesempatan kepada masing-masing calon untuk mengajukan gugatan tiga hari ke depan jika ada yang keberatan dengan hasil rakapitulasi tersebut," katanya. (KR-JRD)
Pewarta: Juraidi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.