"Mulai hari ini (7/10) hingga 9 Oktober diberlakukan masa tenang," kata Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dairi Asal Padang yang dihubungi Antara di Medan, Senin.
Menurut Padang, selama masa tenang tersebut, pihaknya akan mendistribusikan seluruh logistik pilkada, mulai dari kotak suara, surat suara, alat coblos, tinta, hingga berbagai formulir yang dibutuhkan.
Sebelum proses pemunguatan suara, seluruh logistik pilkada tersebut harus telah tiba di seluruh tempat pemungutan suara (TPS).
Pihaknya juga melakukan pemeriksaan ulang secara internal terhadap daftar pemilih tetap (DPT) karena adanya tuduhan penggandaan.
Selain itu, pihaknya juga melakukan menyingkirkan seluruh alat peraga kampanye di berbagai tempat, bekerja sama dengan panwaslu dan petugas dari Pemkab Dairi.
"Mulai tadi malam pukul 00.00 WIB sudah dimulai pembersihan alat peraga kampanye," katanya.
Ia mengatakan Pilkada Dairi yang akan diselenggarakan pada 10 Oktober 2012 dengan warga yang masuk DPT sebanyak 203.910 jiwa.
Jumlah DPT tersebut akan menggunakan hak pilih di 700 TPS di 169 desa dan kelurahan yang tersebar di 15 kecamatan.
Pilkada Dairi diikuti empat pasangan calon, yakni Johny Sitohang-Irwansyah Pasi yang didukung Partai Golkar (nomor urut 1).
Pasangan Pasiona Sihombing-Insanuddin Lingga yang didukung PDI Perjuangan (nomor urut 2).
Selain itu, pasangan Parlemen Sinaga-Renfil Capa (nomor urut 3) yang didukung 11 parpol, seperti Partai Gerindra, Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), Partai Buruh, Partai Damai Sejahtera (PDS), dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Nomor urut 4, pasangan Luhut Matondang-M. Lingga yang didukung Partai Demokrat dan Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK). (I023)
Pewarta: Irwan Arfa:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.