London, 19/9 (Antara/Reuters) - Impian Jose Mourinho untuk menjuarai Liga Champions bersama Chelsea mendapat hantaman pada Rabu (Kamis WIB), ketika tim London itu takluk 1-2 di kandang sendiri dari juara Swiss Basel di pertandingan pembuka Grup E mereka.

Chelsea, yang dikalahkan Everton di Liga Utama Inggris pada Sabtu, terlihat kekurangan ide sepanjang malam dan menampilkan permainan buruk, meski mereka sempat unggul 1-0 melalui penyelesaian Oscar beberapa saat sebelum turun minum.

Pemain Brazil itu kemudian melepaskan sepakan yang masih membentur tiang gawang setelah babak kedua dimulai ketika Chelsea terlihat akan mengubah gaya namun mereka tidak pernah mampu menguasai keadaan sepenuhnya, dan Mohamed Salah menyamakan kedudukan pada menit ke-71.

Basel, yang dikalahkan Chelsea di semifinal Liga Europa musim lalu, bertambah rasa percaya dirinya dan kembali mencetak gol sepuluh menit kemudian ketika kapten sekaligus penyerang tengah Marco Streller melepaskan tandukan ke tiang dekat dari tendangan sudut.

"Saya tidak terkejut," kata Mourinho kepada Sky Sports setelah Chelsea menelan kekalahan kandang pertama di fase grup Liga Champions sepanjang 30 pertandingan. "Terkadang Anda menang, terkadang Anda kalah." "Saya tentu saja tidak gembira. Kami telah mengambil langkah mundur di kualifikasi namun kami harus bertanggung jawab. Kami memiliki lima pertandingan tersisa untuk menyelesaikannya sebagai dua tim teratas." "Basel bermain sangat baik. Kami banyak menguasai bola namun kami tidak mampu menciptakan banyak peluang. Secara emosional ini bukan tim yang matang, dan ketika Anda beraa di posisi yang sulit itu tidak mudah.

Chelsea memberikan debut bagi pemain yang direkrut dengan biaya transfer 30 juta pound Willian dan pertandingan kandang pertama bagi Marco van Ginkel (20),namun mereka lebih banyak berjalan-jalan dan belum padu pada sebagian besar babak pertama.

Umpan akurat Lampard membuat Oscar dapat membawa timnya unggul pada babak pertama, dan rekor bagus mereka di kandang pada kompetisi ini terlihat aman.

Basel, yang mampu mencuri empat angka dari Manchester United pada Liga Champions musim 2011/2012, selalu menjaga harapan dan tidak ada kejutan nyata ketika mereka mampu menyamakan kedudukan setelah Salah memainkan umpan satu-dua dengan Streller dan melepaskan tembakan mendatar menembus gawang tuan rumah.

Mereka nyaris segera mencetak gol kedua melalui Streller namun Chelsea gagal mebaca peringatan dan sang penyerang bertubuh besar berada di depan Gary Cahill untuk menanduk gol kemenangan sembilan menit menjelang pertandingan usai.

Dengan situasi mereka masih akan menghadapi Schalke 04 dan Steaua Bucharest, kekalahan ini semestinya tidak begitu menghambat langkah Chelsea, yang gagal lolos dari fase grup pada tahun lalu, namun ini tentu saja bukan awal yang direncanakan Mourinho ketika ia kembali ke klub ini dari Real Madrid tiga bulan silam.

(H-RF) (Uu.SYS/C/A.R.A Adipati/A/A. Rachma) 19-09-2013 05:25:49


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026