Medan, 29/8 (Antara) - Perusahaan Listrik Negara akan segera menambah daya listrik sebesar 300 MW untuk mengatasi krisis listrik di Sumatera Utara.

"Penambahan daya itu sesuai instruksi ke direksi PLN yang meminta PLN sungguh-sungguh mengatasi krisis listrik di Sumut," kata Menteri BUMN Dahlan Iskan dalam siaran pers yang diterima di Medan, Kamis malam.

Penambahan daya sebesar 300 MW itu dilakukan secara bertahap, masing-masing 150 MW pada akhir September, dan Oktober.

Dia menegaskan dipastikan pada akhir September akan sudah terpasang pembangkit diesel.

Penambahan daya listrik hingga 300 MW diperkirakan cukup untuk mengatasi krisis listrik yang berat di Medan, dan daerah lain di Sumut.

Dahlan mengatakan, memang meminta PLN menempuh cara darurat untuk penambahan daya tersebut, meski dampaknya akan menambah biaya pembelian bahan bakar minyak (BBM) di PLN.

Menurut dia, penambahan biaya pembelian BBM itu memang bisa saja dinilai sebagai inefisiensi di PLN.

Tetapi, mengingat penderitaan rakyat di Medan yang sudah sangat berat akibat krisis listrik tersebut, maka langkah itu harus dilakukan.

Dahlan menegaskan, langkah darurat itu akan diakhiri kalau tiga pembangkit besar yang sedang dibangun di Sumut selesai.

Tiga pembangkit itu masing-masing di Pangkalan Susu sebesar 2X200 MW, sebesar 300 MW di Sarulla, dan 180 MW di proyek Asahan 3.

"Saya sungguh berharap krisis listrik di Medan cepat teratasi," kata Dahlan Iskan.***3***

Masduki Attamami
(T.E016/B/M. Attamami/M. Attamami)

Pewarta: Evalisa Siregar
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026