Jakarta, 10/8 (ANTARA) - Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat masih menjadi pribadona tujuan wisata di hari kedua setelah perayaan Idul Fitri 1434 H bagi masyarakat sekitar dan luar Jakarta.

Amir Hamzah (39) dari Lampung di Jakarta, Sabtu mengatakan datang ke Jakarta untuk bersilaturahmi ke rumah kakak perempuannya sekaligus mengajak anak dan istrinya berkeliling Ibu Kota.

"Kita ke rumah ayuk (kakak perempuan), sekalian lah kita ajak anak-anak lihat Jakarta, mereka belum lihat Monas," kata Amir.

Ia mengaku baru tiba di Jakarta di hari pertama setelah Idul Fitri, dan rencananya baru kembali ke Lampung di hari Selasa (13/8).

Karena itu, selain ke Monas ia berencana mengajak keluarganya mengunjungi tempat wisata lain seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII) atau Taman Buah Mekar Sari.

Lonjakan pengunjung di Monumen Nasional pada libur panjang Idul Fitri kali ini juga dirasakan oleh Ucok (24) dari Komunitas Patung Manusia Monas.

"Jumlah pengunjung tiga hari terakhir lebih banyak dibanding hari-hari libur biasa. Kami di sini bisa dari jam delapan pagi sampai jam 10 malam," kata Ucok.

Satu hari setelah Idul Fitri ia mengaku sempat mendapat Rp700.000 dari pengunjung yang sekedar ingin berfoto bersamanya di depan Monas. Pada saat Idul Fitri ia mengantongi uang Rp500.000 dari pengunjung.

Ia mengaku baru empat bulan berada di Jakarta dan bekerja dalam Komunitas Patung Manusia Monas. Karena itu pula ia mengaku tidak mudik ke Medan dan lebih memilih mencari uang di saat libur Lebaran.

Dari pantauan ANTARA antrian pengunjung yang hendak menuju lantai atas Monas cukup panjang. Pada pukul 12.00 WIB petugas telah mengumumkan tiket untuk naik ke puncak Monumen Nasional telah habis.

Pengunjung Monas di hari ke dua setelah Idul Fitri kali ini tidak hanya berasal dari Indonesia. Cukup banyak turis asing yang juga berada di monumen tersebut.
(V002)


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026