Binjai, Sumut, 8/6 (Antara) - Rencana pemerintah yang akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) pertengahan Juni mendatang, telah memicu kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok rumah tangga di kota Binjai Sumatera Utara.

"Kebutuhan rumah tangga sudah mulai bergerak naik," kata salah seorang ibu, Nasbah Lubis di Binjai, Sabtu.

Kenaikan harga beragam antara 30 persen hingga 100 persen, semisal harga cabai merah dari Rp 20.000 per kilogram, kini harganya naik menjadi Rp 40.000/kg, katanya.

Demikian juga dengan harga ayam merah, dari harga Rp 20.000 per kg naik menjadi Rp 25.000/kg.

Sementara untuk harga ikan laut, juga mengalami kenaikan harga rata-rata Rp 2.000/kg.

Seperti ikan tongkol yang awalnya seharga Rp 18.000/kg naik menjadi Rp 20.000 per kilogram, demikian juga dengan harga ikan gembung naik dari Rp 28.000 menjadi Rp 30.000/kg.

Bahan kebutuhan yang turun harganya juga ada, seperti bawang merah mengalami penurunan harga dari Rp 60.000/kg menjadi Rp 20.000/kg.

Demikian juga harga bawang putih mengalami penurunan dari Rp 40.000/kg menjadi Rp 20.000/kg, katanya.

Secara terpisah Ayub salah seorang pedagang di Pasat Tavip Binjai yang ditemui menjelaskan kemungkinan naik turunnya harga ini terjadi karena rencana kenaikan harga bahan bakar minyak.

Sehingga para nelayan dan pemasok bahan kebutuhan rumah tangga lainnya, menaikkan harga terlebih dahulu guna mengimbangi pengeluaran jika bahan bakar minyak jadi dinaikkan pertengahan Juni mendatang, katanya.

Warga dan pedagang sangat berharap, agar pemerintah bisa kembali mempertimbangkan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak tersebut.

Jika bahan bakar minyak naik maka seluruh harga kebutuhan rumah tangga akan naik, dan bisa mempengaruhi perekonomian rakyat kecil yang hanya berpenghasilan pas-pasan, kata Ayub. (KR-IFZ)

Pewarta: Imam Fauzi
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026