"Anggaran tersebut akan dialokasikan untuk membiayai sejumlah program pembangunan pendidikan guna meningkatkan daya saing dan kualitas sumber daya," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Rudolf Manalu di Tarutung, Rabu.
Diakuinya, sektor pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam program pembangunan di Kabupaten Taput.
Karena itu, menurut Rudolf, adalah wajar jika porsi anggaran pendidikan relatif lebih besar dibandingkan sektor-sektor lainnya.
Beberapa program pembangunan pendidikan yang diproyeksikan untuk anggaran 2014, di antaranya, peningkatan mutu pendidik, tenaga kependidikan serta peningkatan pelayanan pendidikan non formal dan pendidikan anak usia dini (PAUD).
Selanjutnya, program peningkatan sarana, prasarana aparatur dan pelayanan administrasi perkantoran, serta peningkatan kapasitas sumber daya dan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja keuangan berikut sejumlah program peningkatan pendidikan lainnya.
Rudolf menambahkan, tugas para praktisi pendidikan serta instansi yang terkait dengan pendidikan di daerah itu tidak bisa dianggap ringan, terutama dalam konteks membangun sumber daya manusia di tengah keterbukaan informasi dan era globalisasi.
“Dunia pendidikan membutuhkan dana besar, sebab sektor pendidikan akan terus berkembang seiring kemajuan zaman serta ilmu pengetahuan dan teknologi,” katanya.
Pemkab Taput, lanjutnya, telah mencanangkan tiga program utama dalam memajukan dunia pendidikan di kabupaten berpenduduk 314,737 jiwa yang terletak di bagian tengah Provinsi Sumatera Utara itu.
Program dimaksud, antara lain menetapkan kebijakan operasional melalui perencanaan strategis, mulai jenjang pendidikan dasar dan menengah serta pengendalian mutu pendidik dan tenaga kependidikan formal/informal maupun pendidkan luar sekolah (PLS).
Selain itu, sinkronisasi kebijakan operasional pendidikan dasar dan menengah serta koordinasi penyelenggaraan penyediaan fasilitas pengendalian mutu pendidik dan tenaga kependidikan dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumut dan Kementerian Pendidikan Nasional.
Rudolf menambahkan, berbagai terobosan dalam kemajuan pendidikan telah berhasil dilaksanakan Pemkab Taput.
Namun, katanya, masih terdapat sejumlah kendala yang perlu diatasi.
Rudolf mengungkapkan, sebanyak kantor 12 Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) di lingkungan Dinas Pendidikan Taput yang tersebar di 15 Kecamatan, hingga kini masih harus menumpang.
Hal itu, disebabkan 15 UPTD tersebut belum memiliki gedung perkantoran sendiri serta kondisi sarana dan prasarana yang belum memadai di sejumlah sekolah mulai tingkat TK hingga ke lanjutan atas.(IN)
Pewarta: Imran Napitupulu:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.