Medan, 1/6 (Antara) - Seri II Yamaha Cup Race (YCR) 2013 yang diikuti pebalap se-Sumatera dan Jawa mempertandingkan delapan kelas bergengsi di Sirkuit Multi Fungsi IMI Sumut, 1-2 Juni.

Divisi Promotion and Motorsport PT Alfa Scorpii, Joni Lie di Medan, Sabtu, mengatakan, kelas-kelas yang dilombakan itu yakni YCR1 (Bebek 4 Tak 125 cc Tune Up Seeded), YCR2 (Bebek 4 Tak 110 cc Tune Up Seeded), YCR3 (Bebek 4 Tak 125 cc Tune Up Pemula).

Kemudian YCR4 (Bebek 4 Tak 110 cc Tune Up Seeded), YCR5 (Jupiter Z1 Standard Pemula), YCR6 (Bebek 110 cc Standard Tune Up Pemula), YCR7 (130 cc Matik Tune Up Open, dan YCR8 (Xeon RC Standard Pemula).

Khusus untuk YCR5 dan YCR8 adalah kelas terbaru, yang dipersembahkan khusus untuk mencerminkan kualitas dua motor injeksi teranyar Yamaha yaitu Jupiter Z1 dan Xeon RC. "Jupiter Z1, bukti ketangguhan sebagai motor Fuel Injection yang kencang buat balap," ujarnya.

YCR merupakan ajang tahunan Yamaha untuk mencari bibit-bibit pebalap, yang dipersiapkan bukan hanya di tingkat nasional, namun juga pentas internasional. "Balapan ini terbuka untuk semua pebalap se-Sumatera dan Jawa," katanya.

Selain itu, pada seri kedua ini, Yamaha juga mensosialisasikan regulasi penggunaan bahan bakar wajib Pertamax Plus Oktan 95. Event balap yang telah berusia 23 tahun tersebut bukan ingin latah mengikuti event Indoprix yang mewajibkannya, tapi mendukung regulasi IMI yang penggunaan Pertamax Plus sebagai bahan bakar wajib di arena balap mulai tahun depan.

YCR mewajibkan pemakaian Pertamax di empat kelas utama, yakni YCR 1-4, sedangkan YCR 5-8 masih diperbolehkan memakai bahan bakar lama, avgas, yang sebenarnya hanya disarankan sebagai bahan bakar pesawat terbang.

Pada YCR tahun ini, Yamaha juga memberikan penghargaan lebih kepada para pembalap berprestasi di setiap seri.

Ajang ini juga dirangkai dengan ekstrim freestyle, safety riding for kids, pameran produk Yamaha, band competition, lomba menggambar tingkat SD dan test ride serta games berhadiah.***4*** (T.KR-JRD/B/J. Suswanto/J. Suswanto) 01-06-2013 19:08:54

Pewarta: Juraidi
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026