Medan, 1/6 (antarasumut) - Pelaksana tugas Wali Kota Medan H.T Dzulmi Eldin berharap perguruan tinggi di Ibu kota Provinsi Sumatera Utara itu turut membantu pelajar yang baru menyelesaikan ujian nasional (UN) dari keluarga tidak mampu,  agar mereka bisa melanjutkan kuliah.

"Kita berharap perguruan tinggi ikut membantu mencarikan solusi agar pelajar yang baru lulus UN dari keluarga kurang mampu dapat diberi keringanan untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi," katanya di Medan, Sabtu (1/6).

Disebutkannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Medan mengapreasiasi kebijakan pergururuan tinggi yang memberi beasiswa maupun berbagai kemudahan dalam hal meringankan beban biaya kuliah kepada setiap mahasiswa dari kalangan keluarga kurang mampu.

Melalui kebijakan tersebut, pihaknya memastikan peluang lulusan SLTA dari kalangan keluarga kurang mampu untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi semakin terbuka lebar.

Pernyataan serupa juga diungkapkan Eldin ketika menerima audiensi pembina dan pimpinan Universitas Al-Azhar Medan baru-baru ini.

Dikatakannya, kebijakan rektorat Universitas Al-Azhar Medan memberi keringanan biaya kuliah sebesar Rp500 ribu bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu merupakan sebuah langkah yang membanggakan dalam mendorong percepatan kemajuan pembangunan pendidikan.

Ia juga berharap perguruan tinggi dapat membentuk pola pikiur atau mindset mahasiswanya sehingga setelah lulus mereka memiliki bekal untuk ikut berperan membuka lapangan kerja baru.

Selama ini, menurut Eldin, banyak mahasiswa setelah menyelesaikan studi dominan memiliki obsesi bisa segera memperoleh pekerjaan.

"Saya berharap mindset setelah tamat kuliah segera mencari kerja hendaknya bisa dirubah dengan menciptakan lapangan kerja," ujarnya.

Untuk mendukung peribahan pola pikir itu, menurut dia, tentunya para mahasiswa sejak dini perlu dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan agar mereka kelak mampu menciptakan lapangan kerja baru.(TNA)

Pewarta: T. Nico Adrian
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026