Harapan itu disampakan Ketua Komisi C DPRD Batubara Asyari dalam pertemuan dengan Wakil Ketua DPRD Sumut Chaidir Ritonga dan Sigit Paramono Asri di Medan, Rabu.
Usai pertemuan, Asyari mengatakan sengaja meminta dukungan DPRD Sumut agar lebih mudah mendapatkan anggaran Bantuan Daerah bawahan (BDB) yang dikelola Pemprov Sumut yang akan dialokasikan untuk pelayanan kesehatan.
Peningkatan dana BDB tersebut sangat dibutuhkan agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Batubara semakin membaik, terutama dalam menyiapkan sejumlah sarana kesehatan.
Ia mencontohkan perlunya penyediaan mobil ambulans untuk seluruh daerah di Batubara agar dapat memberikan bantuan dan pelayanan kesehatan dengan lebih cepat.
"Paling tidak, di setiap kecamatan di Batubara ada ambulans," kata politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.
Selain mengharapkan penambahan BDB, delegasi DPRD Batubara itu juga mengharapkan legislatif provinsi untuk mendorong Pemprov Sumut guna menjalin kerja sama dengan rumah sakit (RS) besar di provinsi lain dalam membantu penanganan penyakit yang membutuhkan penanganan lebih intensif.
Dengan adanya kerja sama tersebut, masyarakat yang mengalami penyakit yang tidak mampu ditangani RS pemerintah di Sumut seperti RS Umum Pusat Adam Malik dan RSUD Pirngadi mudah mendapatkan pelayanan kesehatan di daerah lain.
Ia mencontohkan musibah yang dialami Salsa Aqila (8) warga Dusun 2 Desa Lubuk Besar, Kecamatan Lima Puluh, yang mengalami kelainan jantung yang tidak mampu ditangani RS di Sumut.
Meski bocah tersebut bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di Jakarta dengan menggunakan kartu jaminan kesehatan daerah (Jamkesda), tetapi pihak keluarga terlebih dulu harus menjalani prosedur dan birokrasi yang rumit.
Disebabkan belum adanya kerja sama yang dijalin, pihak keluarga bocah itu harus memenuhi berbagai persyaratan yang tercantum dalam program pelayanan jaminan kesehatan (P2JK).
"Memang bisa, tetapi prosesnya panjang," katanya anggota Komisi C DPRD Batubara lainnya, Usman (Partai Hanura), Christian Manurung (PDI Perjuangan), Sriyono (Partai Golkar), Ahmad Mumtaz (PKS), Syahrial Guci (Partai Demokrat), dan Syahroni (PBR).
Selain ke DPRD Sumut, delegasi DPRD Batubara itu juga telah menyampaikan harapan serupa ke Pemprov dan Dinas Kesehatan Sumut.
Wakil Ketua DPRD Sumut Chaidir Ritonga mengatakan pihaknya sangat mendukung harapan yang disampaikan tim Komisi C DPRD Batubara tersebut karena berkaitan langsung dengan visi "Rakyat Tidak Sakit" yang diusung Pemprov Sumut.
Apalagi dengan pengembangan infrastruktur kesehatan di daerah tersebut, masyarakat tidak terlalu bergantung pada Kota Medan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik.
"Kalau sarana dan prasarana kesehatan di daerah membaik, semuanya tidak berpaling ke Medan," kata politisi Partai Golkar itu. ***4***
(T.I023/B/I. Sulistyo/I. Sulistyo)
Pewarta: Irwan Arfa:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.