Setelah sukses hadir di Kota Bandung, J&T Connect Preneur Goes to Campus menyapa mahasiswa di Kota Medan. 

Acara yang berlangsung di Universitas Sumatera Utara pada Kamis (21/5) menghadirkan Rizky Arief, CEO HMNS Perfume, serta Renny Katrina Manurung, Founder Dame Ulos, sebagai pembicara.

Dengan mengangkat tema “Hustle Culture: Menembus Pasar Nasional dengan Strategi dan Operasional Tangguh”, sesi talk show interaktif itu membahas perjalanan para pembicara dalam membangun bisnis dari nol, mengembangkan produk yang relevan di pasar, hingga akhirnya bisa menembus pasar nasional di tengah lanskap industri yang makin kompetitif.

Brand Manager J&T Express, Herline Septia mengatakan, program itu menjadi bagian dari komitmen J&T Express dalam mendukung lahirnya generasi wirausaha muda di Indonesia. 

Dengan menghadirkan dua pembicara yang merupakan brand owner yang berhasil membangun bisnis dengan karakter dan pendekatan bisnis yang berbeda, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh perspektif serta insight mendalam mengenai proses membangun bisnis di era digital yang sarat kompetisi.

J&T Connect Preneur Goes to Campus merupakan bagian dari komitmen J&T Express untuk hadir lebih dekat dengan anak muda dan mendukung lahirnya lebih banyak generasi wirausaha muda di Indonesia. 

"Terlebih, seiring dengan semakin meningkatnya minat anak muda dalam membangun bisnis, hadirnya program ini diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang relevan agar mereka dapat mengembangkan usahanya sejak tahap awal,” ujar Herline.

Pemilihan Kota Medan sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program didasarkan pada tingginya minat kewirausahaan di kalangan mahasiswa di kota tersebut. 

Hal ini terlihat dari sejumlah kampus ternama di Medan, seperti Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Negeri Medan (Unimed), yang telah memiliki program studi kewirausahaan. Melalui kehadiran J&T Connect Preneur Goes to Campus, J&T Express berharap program itu dapat menjadi wadah baru bagi mahasiswa untuk mendapatkan insight serta dukungan dalam mengembangkan bisnisnya sejak dini.

Tidak hanya menghadirkan talk show, J&T Express juga membuka kompetisi bisnis nasional bertajuk J&T Super Seller yang ditujukan bagi mahasiswa aktif dari seluruh Indonesia yang telah menjalankan usaha minimal enam bulan. 

Kompetisi itu memperebutkan total hadiah lebih dari Rp400 juta dan dilengkapi program inkubasi bagi 10 peserta terbaik. 

Pada tahap inkubasi, nantinya peserta terpilih akan memperoleh mentoring intensif serta dana permodalan awal sebesar Rp20 juta.

Program itu dirancang tidak hanya sebagai ruang belajar, tetapi juga sebagai ekosistem yang memberikan akses nyata bagi mahasiswa untuk mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan. 

"Dengan hadirnya program itu dan melalui kapabilitas logistik yang kami miliki, J&T Express ingin berperan lebih dari sekadar penyedia jasa layanan pengiriman, namun juga sebagai enabler bisnis yang mendukung pertumbuhan wirausahawan muda di Indonesia,"ujar Herline.

Sejalan dengan dampak besar yang ditujukan kepada mahasiswa, J&T Connect Preneur Goes to Campus telah mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI).



 

Pewarta: Evalisa

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2026