Rektor Universitas Labuhanbatu (ULB), Ade Parlaungan Nasution, Ph.D., maju sebagai kandidat Presidium Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sumatera Utara 2026.
Pengambilan formulir dilakukan melalui mandat kepada Sekretaris Umum KAHMI Labuhanbatu, Muhammad Riduan, S.Ip, di Sekretariat MW KAHMI Sumut.
Selanjutnya, pada Sabtu, Ade Parlaungan menyerahkan langsung berkas pendaftaran di Hotel Grand Kanaya, Medan, bertepatan dengan kegiatan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) KAHMI Sumut.
Kehadiran Ade didampingi sejumlah tokoh daerah, di antaranya Ketua Umum KAHMI Labuhanbatu Selatan (Labusel), jajaran pengurus KAHMI Labuhanbatu, serta rekan-rekan sejawat.
Pencalonan Ade Parlaungan dinilai membawa harapan baru bagi KAHMI Sumut dengan latar belakang akademisi dan dukungan dari wilayah Labuhanbatu Raya, menawarkan kepemimpinan yang berorientasi pada gagasan, namun tetap berpegang pada nilai dasar HMI.
Dalam pencalonannya, Ade mengusung visi besar: Transformasi KAHMI sebagai Episentrum Intelektual.
Di hadapan pimpinan Majelis Wilayah dan Majelis Daerah KAHMI se-Sumatera Utara, menyampaikan gagasan bertajuk “Transformasi KAHMI Sumatera Utara sebagai Episentrum Intelektual Progresif Berlandaskan Tauhid Sosial untuk Mewujudkan Masyarakat Adil dan Makmur yang Diridhoi Allah SWT.”
Ade menegaskan, KAHMI tidak boleh hanya terpaku pada sejarah, tetapi harus mampu menjawab tantangan zaman.
Gagasan ini terinspirasi dari pemikiran Ali Syariati, yang memandang tauhid bukan hanya sebagai konsep keagamaan, tetapi juga sebagai kekuatan untuk perubahan sosial.
Ada dua hal penting yang harus diwujudkan, yakni menghadirkan intelektual yang tidak hanya berpikir, tetapi juga berperan aktif di tengah masyarakat dan menjadikan nilai keimanan sebagai dasar untuk memperjuangkan keadilan sosial.
"Kita ingin menjadikan KAHMI Sumut sebagai wadah intelektual yang hidup. Bukan sekadar simbol, tetapi hadir langsung di tengah persoalan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, KAHMI harus diisi oleh orang-orang yang kuat secara spiritual dan tajam dalam berpikir. Nilai tauhid harus terlihat nyata dalam kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
Musyawarah Wilayah (Muswil) KAHMI Sumatera Utara dijadwalkan berlangsung pada 8 Mei 2026 di Parapat, Simalungun.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang pertukaran ide dan gagasan demi masa depan KAHMI Sumut yang lebih baik dan berdampak.
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2026