PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melakukan perjanjian tambah daya listrik kepada sejumlah industri dan lembaga di Sumut sebagai sinyal positif dalam peningkatan energi di wilayah tersebut.
"Penambahan daya tersebut menunjukkan bahwa permintaan terhadap layanan kelistrikan terus tumbuh seiring dengan geliat ekonomi daerah," ujar General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir di Medan, Senin.
Mundhakir mengatakan penambahan daya itu diwujudkan melalui penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) dan Nota Kesepahaman (MoU) dengan sejumlah pelanggan dari sektor industri dan akademik dengan total tambahan daya mencapai 49,99 MVA.
Dari sisi pelanggan, hadir perwakilan dari berbagai sektor di antaranya PTPN II, PT KINRA, PT Musim Mas Budiman, serta Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara beserta pelanggan lainnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan penambahan daya tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi serta kepercayaan dunia usaha dan institusi pendidikan terhadap keandalan pasokan listrik PLN sebagai tulang punggung pembangunan.
"Hal itu juga mencerminkan optimisme dunia usaha dan akademisi terhadap prospek pembangunan di Sumatera Utara,” ujar Mundhakir.
Pihaknya akan terus mengedepankan pelayanan prima kepada pelanggan, serta memastikan keandalan pasokan listrik di wilayah tersebut.
“Dengan sistem kelistrikan yang semakin kuat dan andal, PLN siap mendukung pertumbuhan industri sekaligus mendorong pemanfaatan energi yang efisien dan ramah lingkungan,” ucapnya.
Melalui penandatanganan SPJBTL dan MoU ini, PLN Sumut tidak hanya memperkuat kinerja penjualan tenaga listrik, tapi juga menegaskan perannya sebagai motor penggerak.
"Serta pertumbuhan ekonomi daerah, sejalan dengan agenda pembangunan nasional dan komitmen menuju energi bersih dan berkelanjutan," ucapnya.
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2026