Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe menegaskan dirinya bukan sosok anti kritik dan mendukung kemerdekaan pers yang bertanggung jawab serta profesional.
Hal itu disampaikannya dalam jumpa pers bersama ratusan wartawan dalam rangka Silaturahmi Ramadhan 1447 Hijriah di Aula MAN 2 Padangsidimpuan, Selasa.
Menurut Wali Kota, kritik dari insan pers diperlukan sebagai bahan evaluasi bagi pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Namun demikian, ia menekankan pentingnya profesionalisme dalam pemberitaan dengan tetap mengedepankan prinsip akurasi, keberimbangan, dan konfirmasi.
“Kami terbuka terhadap kritik, tetapi tentu harus disampaikan secara berimbang dan berdasarkan fakta, dan tetap memegang kode etik jurnalistik," ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar wartawan tidak menyajikan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen mendukung kemerdekaan pers sekaligus memperkuat keterbukaan informasi publik di Kota Padangsidimpuan.
Dalam kesempatan itu, ia juga mendorong peningkatan kapasitas wartawan melalui uji kompetensi serta penguatan etika jurnalistik.
Plt Kepala Dinas Kominfo Padangsidimpuan Jhonni Parulian Situmeang mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah mempererat hubungan antara pemerintah dan insan pers.
Mewakili rekan-rekan jurnalis, Manaon Lubis dalam sambutannya mengatakan mengapresiasi acara tersebut. Dengan harapan sinergi (pemerintah-insan pers) yang terbangun dapat memberikan kontribusi positif demi kemaslahatan umat.
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2026