Wakil Wali Kota (Wawako) Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina menyatakan Kesaktian Pancasila hendaknya menjadi momentum refleksi bagi aparatur pemerintah untuk benar-benar menjalankan pemerintahan dengan baik.
Pernyataan itu disampaikan Fadly saat menjadi pemimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2025 dengan tema "Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya" yang
berlangsung di halaman Balai Kota Tanjungbalai, Rabu.(1/10/2025).
Menurut Wakil Wali Kota, tema yang diangkat dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mencerminkan pentingnya Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa yang senantiasa relevan dalam dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.
Untuk itu, semua pihak terutama aparatur pemerintah penting mengenang pengorbanan para pahlawan yang mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa.
"Upacara ini hendaknya menjadi momen refleksi bagi seluruh aparatur pemerintah apakah itu ASN, TNI, Polri dan PPPK untuk meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat, menjaga keamanan, dan menegakkan hukum dengan berpedoman pada nilai-nilai Pancasila,” kata Muhammad Fadly Abdina.
Ia menambahkan, tanpa pengorbanan para pahlawan revolusi yang gugur dalam peristiwa 30/S/PKI, saat ini masyarakat Indonesia pasti akan terkungkung dalam ideologi komunis.
"Penting kita camkan bahwa Pancasila adalah perekat bangsa yang wajib dihayati dan diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Fadly.
Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut diikuti jajaran pejabat dan ASN dilingkungan Pemkot Tanjungbalai, unsur Forkopimda setempat, serta personel TNI dan Polri.
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2025