Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Dolly Pasaribu Launching Universal Health Coverage (UHC) Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat Kabupaten Tapsel di Aula Sarasi Kantor Bupati Tapsel di Sipirok pada Senin.

"JKN dan KIS program yang harus segera direalisasikan karena jaminan kesehatan harus dirasakan masyarakat secara merata," kata Dolly dalam sambutannya di acara launching di Aula Sarasi Kantor Bupati Tapsel di Sipirok, Senin.

Di katakan launching capaian cakupan kesehatan (UHC) merupakan langkah konkrit mendukung program JKN - KIS. Selaras juga visi misi mewujudkan masyarakat Tapsel yang sehat, cerdas, dan sejahtera.

"Semua itu merupakan wujud keseriusan Pemkab Tapsel untuk memberikan perlindungan jaminan kesehatan bagi seluruh penduduk Tapsel pada Tahun 2023 ini yang jumlahnya mencapai 95,98 persen.

Selain itu merupakan langkah untuk menyamaratakan pelayanan kesehatan di tengah masyarakat. Tidak diskriminasi atau tidak membeda-bedakan proses pelayanan kesehatan yang merupakan hak setiap masyarakat.

 
Launching UHC Tapanuli Selatan oleh Bupati Tapsel Dolly Pasaribu SPt MM, Senin (16/10) (ANTARA/kodir)

Tujuan UHC sendiri adalah untuk memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu. 

"Masyarakat butuh sangat pelayanan kesehatan. Karenanya mari kita berikan pelayanan kesehatan yang baik dengan segala keikhlasan untuk masyarakat. Dan program ini sebagai legacy bagi masyarakat Tapsel," kata Dolly.

Sementara Deputi Direksi wilayah 1 BPJS Kesehatan wilayah Sumut-Aceh dr Mariamah mengatakan program JKN-KIS yang telah dicapai Tapsel ini dihatap menjadi pemacu bagi daerah lain (Tabagsel) dapat segera mencapai UHC.

"Dasar BPJS Kesehatan memberi predikat UHC kepada Kabupaten Tapsel yang baru pertama di wilayah Tabagsel karena 95,85% atau sebanyak 316.568 jiwa dari total penduduk Tapsel 303.438 jiwa sudah tercover JKN," katanya.

 
Launching UHC Tapanuli Selatan oleh Bupati Tapsel Dolly Pasaribu SPt MM, Senin (16/10) (ANTARA/kodir)

Menurutnya, Perpres Nomor 82 Tahun 2018 mengamanatkan setiap warga negara wajib menjadi peserta program jaminan sosial kesehatan.

"Semoga dengan Launching UHC Program JKN ini dapat menjadi motivasi sekaligus pendorong bagi wilayah pemerintahan lain untuk mencapai UHC," harapnya.

Di sampaikan tujuan program JKN di antaranya membuka akses layanan kesehatan yang bermutu bagi seluruh penduduk Tapsel melalui perlindungan jaminan kesehatan semesta.

Memberikan perlindungan keuangan bagi masyarakat di Tapsel ketika mengalami musibah sakit. Memberikan kemudahan bagi penduduk belum terdaftar JKN untuk segera mendapatkan penjaminan layanan kesehatan ketika mengalami sakit. 

Kemudian meningkatkan daya beli masyarakat, karena pengeluaran untuk iuran jaminan kesehatan telah dibayarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan. Cukup tunjukkan KTP masyarakat sudah bisa mendapat layanan kesehatan.

 
Launching UHC Tapanuli Selatan oleh Bupati Tapsel Dolly Pasaribu SPt MM, Senin (16/10) (ANTARA/kodir)

Sementara Ketua Komisi C DPRD Tapanuli Selatan dari Fraksi PAN Sawal Pane mengatakan mengapresiasi kepemimpinan Bupati Dolly Pasaribu yang atas capaian Tapsel menyandang UHC program JKN.

"Kami (DPRD) Tapsel mendukung penuh di gelontorkannya dana APBD mendorong  program JKN-KIS agar melampaui target RPJMN 98.00 persen. Hanya tinggal mengejar 3 persen," kata Sawal.

Turut hadir pada acara Launching UHC program JKN ditandai penyerahan simbolis kartu KIS kepada 5 perwakilan masyarakat antara lain unsur pimpinan cabang BPJS Tapsel dan Padangsidimpuan, unsur Forkopimda, OPD, Camat, Tokoh Masyarakat, dan undangan lainnya.

Pewarta: Kodir Pohan

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2023