Tim penggerak pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (TP PKK) Kota Medan menyerap masukan TP PKK Kota Kota Surakarta, Jawa Tengah, guna mengembangkan usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K) di Kota Medan. 
 
"Pentingnya UP2K sebagai salah satu penopang hidup di masyarakat, khususnya bagi kaum ibu," ucap Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu dan rombongan saat diterima Ketua TP PKK Kota Solo Selvi Ananda di Loji Gandrung Rumah Dinas Wali Kota Surakarta, Jawa Tengah, Senin (21/8).
 
Kahiyang menjelaskan, Pemkot Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution mendorong terbentuknya sentral-sentral usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di setiap kelurahan. 
 
UMKM di setiap kelurahan itu lebih dikenal dengan program satu kelurahan satu sentra kewirausahaan (Sakasanwira) yang bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat.
 
"Kebetulan di salah satu kelurahan di Kota Medan terkenal dengan perajin tapai. Tapainya ini tidak kami bawa ke sini karena hanya bertahan satu hari dan tidak pakai pengawet," tuturnya. 
 
Pihaknya berharap TP PKK Kota Surakarta dapat berkunjung ke Kota Medan, sehingga bisa memamerkan hasil usaha dari UP2K di Kota Medan lainnya. 
 
Setelah itu, Kahiyang Ayu beserta rombongan mengunjungi gerai UMKM milik Pemkot Surakarta yang ada di tempat tersebut.  
 
Kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi Benteng Vastenburg yang terletak di Jalan Mayor Sunaryo dan Masjid Raya Sheikh Zayed, Solo.

Pewarta: Muhammad Said

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2023