Mantan Gubernur Sumatera Utara, Rudolf Pardede meninggal dunia pada Selasa (27/6) malam, di usia 81 tahun.

"Iya informasi itu benar, beliau meninggal pada Selasa malam," ujar Kepala Dinas Kominfo Sumut, Ilyas Sitorus, di Medan, Rabu.

Rudolf Pardede meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit Kota Medan, Sumatera Utara.

Rudolf lahir di Balige pada 4 April 1942. Ia merupakan putera mantan Menteri Berdikari di akhir era Presiden Soekarno tahun 1964, Dr TD Pardede, dan ibu bernama Hermina Tambunan.

Rudolf mengenyam pendidikan formal di berbagai daerah, seperti lulus SD di Medan pada 1954, SMP di Tanjung Pinang pada 1957, SMA di Sukabumi pada 1960, dan menyelesaikan kuliah di Jepang pada 1966 dengan gelar Sarjana Ekonomi.

Selain pendidikan formal, Rudolf juga mengenyam pendidikan nonformal, yaitu management course di Inggris, management course di Jerman dan kursus perantara pedagang efek di Amerika.

Dalam berorganisasi, Rudolf juga menjadi Ketua HIPMI Sumut pada tahun 1969. Ia pernah menjadi Ketum Kesebelasan Pardedetex 1978-1980 yang diisi para pemain Timnas Indonesia. Selain itu, ia juga pernah menjabat Dewan Pembina Kesatuan Anak Medan Pecinta Ayam Kinantan Fan Club pada 2004, yang merupakan kelompok suporter PSMS.

Baca juga: Gubernur Sumut: Rudolf Pardede sosok pemimpin yang mencintai rakyat
Masa karier politik, Rudolf menjadi anggota DPR RI pada tahun 1982-1987. Ia juga pernah dipercaya menjadi anggota MPR RI utusan Sumut 1999.

Pada pemilihan Gubernur Sumut 2003, Rudolf maju sebagai calon wakil berpasangan dengan gubernur petahana, Tengku Rizal Nurdin. Mereka berhasil mengalahkan dua pasangan yang lain, Chairuman Harahap-HN Serta Ginting dan Amrun Daulay-Bastami Ginting.

Kemudian pada 2005, Rudolf menjadi Plt Gubernur Sumut menggantikan Gubernur Sumut, Rizal Nurdin, yang tewas karena pesawat yang ditumpanginya jatuh pada tanggal 5 September 2005. Sebelumnya ia adalah Wakil Gubernur Sumut

Rudolf kemudian dilantik sebagai Gubernur Sumut defenitif 2006 sampai 2008. Dia dilantik oleh Mendagri kala itu.

Mantan Gubernur Sumatera Utara ke 14 ini memiliki istri bernama Vera Natari dan memiliki 4 anak, yakni Yohana Pardede, Beby Fedy Camelia Pardede, Salomo Tabah Ronal Pardede dan Josua Andreas Pardede.

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi
mengatakan Rudolf Pardede merupakan seorang pemimpin yang begitu mencintai rakyatnya yakni masyarakat Sumatera Utara.

"Begitu cintanya beliau pada rakyat Sumut," ujar Edy Rahmayadi usai melayat di Pardede Hall, Medan.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Riwayat hidup almarhum mantan Gubernur Sumatera Utara Rudolf Pardede

Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2023