Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, mengajak warga setempat untuk bersabar mendukung revitalisasi Lapangan Merdeka yang ditargetkan selesai pada November 2024.

"Sesuai dengan jadwal pekerjaan revitalisasi Lapangan Merdeka ini kita targetkan selesai November 2024," ucap Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang Kota Medan Endar Sutan Lubis di Medan, Senin.

Saat ini, lanjut dia, revitalisasi lapangan bersejarah dibangun pada zaman Belanda ini sedang dalam proses tender tahap kedua yang tengah berlangsung pada 10 Februari lalu.

Untuk pengerjaan tahap kedua dilakukan secara kontrak tahun jamak bersumber dari APBD 2023 dan 2024 dengan total senilai Rp500,2 miliar.

Presiden Joko Widodo secara resmi mencanangkan revitalisasi Lapangan Merdeka pada 7 Juli 2022 ditandai dengan peletakan batu pertama, dan pengerjaan fisik dimulai.

Melalui revitalisasi itu, Wali Kota Medan Bobby Nasution ingin mengembalikan fungsi lapangan pada zaman Belanda bernama de Esplanade ini menjadi ruang terbuka hijau dan cagar budaya.

Tahap pertama revitalisasi Lapangan Merdeka dilakukan pada 2022 dengan pekerjaan meliputi pemasangan fondasi tiang pancang 1.800 lebih dan penggalian ruang bawah tanah ditargetkan selesai Februari 2023.

"Jika proses tender lancar, insyaallah akan kita lakukan penandatanganan kontrak pada 27 Maret 2023," kata Endar.

Presiden Joko Widodo usai bersepeda di Medan, Sumut, akhir pekan lalu mengatakan kegiatan dilakukannya melihat penataan kota yang kini tengah dilakukan, termasuk revitalisasi Lapangan Merdeka Medan.

Melihat hal itu, kata Presiden, akan terjadi perubahan besar pada wajah Kota Medan yang merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia usai penataan dilakukan.

"Mungkin dalam kurun waktu setahun dua tahun ini akan terjadi perubahan besar di Kota Medan. Revitalisasi Lapangan Merdeka, penataan kawasan Kesawan, nanti menjadi 'landmark' Kota Medan," kata Jokowi.

Pewarta: Muhammad Said

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2023