Timnas Indonesia saat ini berada di Malaysia yang merupakan kandang Brunei Darussalam dimana tim tersebut bakal menjadi lawan kedua bagi Rachmat Irianto dan kawan-kawan pada babak penyisihan Grup A Piala AFF.

Sesuai dengan jadwal, tim asuhan Shin Tae-yong itu bakal menjalani pertandingan tersebut di Stadion Kuala Lumpur Malaysia, Senin (26/12) pukul 18.00 waktu Malaysia atau 17.00 WIB.

Kemenangan jelas menjadi target Timnas Garuda mengingat persaingan di Grup A sangat ketat dimana ada Thailand yang saat ini berada di puncak klasemen dengan tiga poin dari satu pertandingan disusul Filipina di posisi dua dengan tiga poin dari dua pertandingan.

Indonesia kini di posisi tiga dengan raihan tiga poin dari satu pertandingan disusul Kamboja dengan tiga poin dari dua pertandingan. Di posisi juru kunci ada calon lawan Timnas Garuda yakni Brunei Darussalam dengan nol poin dari dua pertandingan.

Jika dilihat dari posisi klasemen, peluang Timnas Indonesia untuk meraih kemenangan memang cukup terbuka mengingat sang lawan baru saja menelan dua kekalahan beruntun bahkan dengan skor besar. Saat melawan Thailand, Brunei menyerah 0-5 dan kalah 1-5 saat menghadapi Filipina.

Pesta gol ke gawang Brunei Darussalam bahkan dicanangkan oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan yang berkesempatan mengawal perjalanan Timnas Indonesia yang tandang ke Negeri Jiran Malaysia.

Meski mempunyai peluang untuk pesta gol, pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong tidak mau gegabah dan tetap menyiapkan tim terbaik untuk menghadapi tim yang baru saja kembali ke pentas Piala AFF setelah 26 tahun.

Rotasi pemain dipastikan dilakukan oleh pelatih asal Korea Selatan itu mengingat pada laga pertama melawan Kamboja hanya menang tipis 2-1 dan diwarnai kartu kuning pemain naturalisasi Jordi Amat di laga debutnya. Selain itu striker murni timnas juga belum menunjukkan tajinya.

Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri merupakan pemain yang menorehkan namanya di papan skor saat menghadapi Kamboja. Namun nama Muhammad Rafli yang menjadi stiker murni belum bisa berbuat banyak termasuk pemain naturalisasi Ilija Spasojevic.

Saat menghadapi Brunei Darussalam, nama Rachmat Irianto yang pada laga melawan Kamboja tidak diturunkan muncul ke permukaan. Pemain Persib Bandung itu dipastikan menjadi satu dari 11 pemain inti yang bakal diturunkan Shin Tae-yong.

Rachmat Irianto bisa saja mengisi posisi Jordi Amat yang tampil bagus saat lawan Kamboja karena tenaga pemain naturalisasi ini sangat dibutuhkan saat timnas melawan Thailand di Jakarta, Kamis (26/12) mengingat ia sudah mengantongi satu kartu kuning. Atau bahkan bisa ditarik lebih ke depan.

Menang memang harga mati bagi Timnas Indonesia demi menyodok ke papan atas klasemen. Apalagi dua tim teratas Grup A yang juga menjadi rival utama pada kejuaraan sepak bola terbesar di Asia Tenggara yakni Thailand dan Filipina juga akan bersua di hari yang sama.

Jika Indonesia menang atas Brunei Darussalam dengan banyak gol maka Egy Maulana Vikri bisa mengambilalih posisi puncak klasemen dari Thailand dan memperbesar peluang lolos ke babak berikutnya. Hanya saja posisi tersebut bisa saja berubah tergantung hasil pertandingan Thailand melawan Filipina.


Gol motivasi

Meski Brunei Darussalam sebelumnya kalah dua kali beruntun bukan berarti akan menyerah begitu saja atas Indonesia. Pelatih Mario Rivera maupun sang kapten Hendra Azam sudah menunjukkan tekadnya untuk memberikan yang terbaik bagi timnya meski di atas kertas tim lawan unggul secara kualitas.

Satu gol yang dicetak Brunei Darussalam saat menghadapi Filipina bakal dijadikan motivasi tersendiri saat menghadapi Indonesia. Gol tersebut dinilai sangat berharga karena menunjukkan adanya perkembangan bagi tim yang lolos ke Piala AFF melalui tahapan play off itu.

"Kebobolan 10 jelas berpengaruh pada mental pemain, tapi kami terus berkembang. Bagi kami satu gol itu bisa menjadi penyemat kami untuk kembali bisa mencetak gol pada pertandingan besok (lawan Indonesia)," kata kapten Timnas Brunei Darussalam, Hendra Azam.

Begitu juga dengan sang Pelatih Mario Rivera. Menurut dia, pihaknya laga laga melawan Indonesia merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi timnya yang baru saja kembali. Untuk itu pihaknya berusaha menyiapkan tim terbaik.

"Bisa berada di Piala AFF 2022 adalah kesuksesan. Kita perlu menggunakan turnamen ini untuk mengembangkan pemain. Saya bangga dengan pemain kami, tetapi suporter harus realistis. Pemain kami belum sanggup tampil 90 menit dalam intensitas tinggi." katanya.

Brunei Darussalam lolos ke Piala AFF setelah sukses mengalahkan Timor Leste pada laga play off dengan agregat 6-3. Pada laga pertama, Hendra Azam dan kawan-kawan menang 6-2 atas Timor Leste sedangkan laga kedua kalah 0-1 dengan tim yang sama.

Paul Munster yang merupakan mantan pelatih tim Liga 1 Indonesia Bhayangkara FC cukup berperan dalam lolosnya tim yang berjuluk Tebuan itu mengingat ia memegang posisi Direktur Teknik Timnas Brunei Darussalam.


Suporter dan evaluasi

Meski bermain di Negeri Jiran Malaysia, Marcelino Ferdinan dan kawan-kawan dipastikan mendapatkan suntikan semangat dari suporter. Betapa tidak, ratusan bahkan ditengarai ribuan suporter akan hadir di stadion dengan kapasitas 15 ribu penonton itu.

Bahkan koordinasi antar suporter yang memang tinggal di Malaysia maupun yang datang langsung dari Indonesia juga sudah dilakukan. Harapannya mereka bisa mendukung penuh tim asuhan Shin Tae-yong dalam mengejar tiga poin atas Brunei Darussalam.

"Kehadiran suporter jelas sangat baik bagi kami. Makanya kami akan berusaha memberikan yang terbaik," kata salah satu pemain timnas Indonesia, Rachmat Irianto.

Keinginan Rachmat Irianto untuk memberikan hasil terbaik saat hadapi Brunei bukan tanpa alasan mengingat banyak kekurangan di dalam timnas terutama saat menang tipis atas Kamboja meski banyak peluang terjadi.

Evaluasi memang sudah dilakukan pelatih Shin Tae-yong pasca kemenangan tipis di laga perdana. Dengan demikian laga melawan Brunei Darussalam bisa saja menjadi ajang pembuktian hasil evaluasi yang dilakukan pelatih asal Korea Selatan itu. Pantas untuk ditunggu..

Prediksi susunan pemain pertama:

Indonesia : Muhammad Riyandi (pg), Yakob Sayuri, Rizky Ridho, Hansamu Yama, Edo Febriansyah; Rachmat Irianto, Ricky Kambuaya, Marselino Ferdinan; Saddil Ramdani, Ilija Spasojevic, Dendy Sulistyawan.

Brunei: Haimie Nyaring (pg), Shahme Suhaimi, Yura Indera, Rashimy Jufri, Hendra Azam, Kasyful Azim, Yazid Said, Nirokhwan Othman, Najib Tarif, Razimie Ramlii, Hamizan Sulaiman.

Head to head Timnas Indonesia melawan Brunei Darussalam

02/12/17: Indonesia vs Brunei 4-0
26/09/12: Brunei vs Indonesia 0-5
09/08/99: Brunei vs Indonesia 0-3
12/03/90: Brunei vs Indonesia 0-3
04/03/90: Brunei vs Indonesia 1-0

Hasil 5 Laga Terakhir Indonesia

12/06/22: Indonesia vs Yordania 0-1
15/06/22: Indonesia vs Nepal 7-0
24/09/22: Indonesia vs Curacao 3-2
27/09/22: Indonesia vs Curacao 2-1
23/12/22: Indonesia vs Kamboja 2-1

Hasil 5 Laga Terakhir Brunei Darussalam

27/09/22: Brunei vs Laos 1-0
05/11/22: Brunei vs Timor-Leste 6-2
08/11/22: Timor-Leste vs Brunei 1-0
20/12/22: Brunei vs Thailand 0-5
23/12/22: Filipina vs Brunei 5-1



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Lawan Brunei, pijakan Timnas Indonesia melompat lebih tinggi

Pewarta: Bayu Kuncahyo

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2022