PT Bank Sumut optimistis bisa menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp1 triliun sesuai kuota penyaluran pada 2022 dan bahkan bisa melampaui target tersebut.

"Keoptimisan mengacu pada keberhasilan pengucuran KUR Bank Sumut hingga semester I yang sudah sebesar Rp509 miliar atau melebihi target," ujar Direktur Utama Bank Sumut, Rahmat Fadillah Pohan di Medan, Selasa.

KUR itu disalurkan untuk 34.810 debitur.

"Penyaluran KUR di semester I yang sudah 101,8 persen dari target itu menggembirakan," katanya.

Baca juga: Bank Sumut selama semester I 2022 raih laba Rp345 miliar

Dia menjelaskan, Bank Sumut mendapatkan kuota penyaluran KUR pada 2022 sebesar Rp1 triliun atau masing-masing sebesar Rp500 miliar setiap enam bulan.

"Nyatanya semester I, realisasi KUR sudah Rp509 miliar," katanya.

Selain bersumber dari dana KUR, Bank Sumut juga menyalurkan kredit yang semakin besar kepada UMKM.

Penyaluran KUR yang terus meningkat diharapkan mendorong perekonomian Sumut.

"Kepercayaan masyarakat terhadap Bank Sumut juga terus meningkat yang ditandai dengan naiknya jumlah DPK (dana pihak ketiga) dan kredit,"katanya.

Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi Bank Sumut, Arieta Aryanti, mengatakan, DPK selama semester I mencapai Rp34,425 triliun atau tumbuh 7,1 persen dari periode sama 2021.

Sementara penyaluran kredit sebesar Rp26,362 triliun dari periode sama 2021 yang masih Rp24,295 triliun.

"Selain laba, aset Bank Sumut juga tumbuh 6,4 persen atau mencapai Rp40,992 triliun," katanya.

 

Pewarta: Evalisa Siregar

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2022