Pemerintah Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, fokus pada pengembangan bawang merah sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian para petani di daerah itu.

Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu di Sidikalang, Selasa (24/11), mengatakan selama ini pihaknya fokus pertanian pada pengembangan kopi dan jagung.

Demi menyambut kebijakan strategis pemerintah, seperti halnya dalam "food estate", pihaknya juga fokus untuk pengembangan bawang merah.

Baca juga: Kabupaten Dairi terima bantuan 15 ton benih bawang

Program itu mengidentifikasi komoditi-komoditi yang tidak hanya dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia, namun juga dibutuhkan oleh masyarakat internasional.

"Kita juga ingin Kabupaten Dairi agar menjadi salah satu sentra bawang merah karena proses produksi bawang merah ini sangat cepat dan bagi masyarakat juga sangat cepat untuk perputaran ekonominya," katanya.

Terkait hal tersebut, Kepala Seksi Sertifikasi Benih Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumatera Utara Sautdin Sitorus mengatakan terdapat dua varietas benih bawang merah yang dibagikan untuk Kabupaten Dairi, yakni maja cipanas dan batu ijo.

“Untuk bawang merah terdapat 20 kabupaten di Provinsi Sumatera Utara yang mendapatkan bantuan, termasuk Kabupaten Dairi,” ujarnya.

Pemberian bantuan benih bawang merah ini, kata dia, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya para petani yang terdampak pandemi COVID-19.

"Dengan pemberian bantuan itu para petani ataupun kelompok tani yang mendapatkan bantuan minimal akan memberikan stimulus ekonomi bagi pertanian sehingga pertanian tersebut tetap tumbuh produksinya," katanya.

Pewarta: Juraidi

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020