Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara, Alexander Gultom mengungkapkan, hingga 12 Oktober 2020, total sebanyak 61 warga Taput terkonfirmasi positif COVID-19 yang tersebar di 10 kecamatan, dengan persentase angka kesembuhan lebih dari 50 persen.

"Terkini, 61 warga terkonfirmasi, 33 orang sembuh, 27 orang masih dalam perawatan medis, dan 1 orang meninggal," ungkap Alexander kepada ANTARA, Senin (12/10).

Baca juga: "Amang Tua" di Taput jadikan putri adik kandung pemuas nafsu selama 3 tahun hingga hamil 3 bulan

Disebutkan, tingkat kesembuhan berada di atas 50 persen, yakni sejumlah 33 orang dari total 61 terkonfirmasi, telah dinyatakan sembuh.

Berdasarkan data pantauan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Taput yang dilansir situs covid19.taputkab.go.id, peningkatan signifikan atas kasus terkonfirmasi terpantau terjadi sejak 6 Oktober 2020.

Dimana, terjadi penambahan 5 kasus terkonfirmasi positif, dan berlanjut hingga penambahan 1-6 kasus per hari sampai pada kondisi 10 Oktober 2020.

Hasil data pantauan terkini, terdapat 61 kasus terkonfirmasi positif, yang terdiri atas 33 orang sembuh, 27 dirawat, dan 1 orang meninggal. 

Peta sebaran COVID-19 di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara menunjukkan, Kecamatan Pahae Jae menjadi penyumbang terbesar dengan 19 kasus, Tarutung 18 kasus, Siborongborong 10 kasus, Sipoholon 5 kasus, Siatasbarita 3 kasus, Purbatua 2 kasus, dan masing-masing 1 kasus di Kecamatan Pagaran, Adiankoting, Pahae Julu, serta Pangaribuan.

Sementara, 5 kecamatan lainnya, yakni Kecamatan Muara, Parmonangan, Sipahutar, Garoga, dan Kecamatan Simangumban, masih bersih dari kasus terkonfirmasi COVID-19.

Pewarta: Rinto Aritonang

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020