Jajaran Polres Tapanuli Tengah dibawah pimpinan AKBP Sukamat sebagai Kapolres, bergotong-royong dengan anggotanya menimbun Jalan Faeisal Tanjung Pandan yang kondisinya saat ini sudah membahayakan dikarenakan banyaknya ruas jalan yang berlubang.

Untuk menghindari bertambahnya korban serta untuk menunjang kelancaran lalu lintas, Polres Tapteng bekerja sama dengan pengusaha terkait untuk menimbun ruas jalan yang panjangnya sekitar 3 kilo meter, Jumat sore.

“Kondisi jalan ini memang sudah sangat membahayakan masyarakat, bahkan sudah ada korban. Salah satu tugas dari Polisi itu adalah melindungi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Hal itulah yang mendasari kami dari Polres Tapteng bersama dengan teman-teman melakukan gotong-royong menimbun ruas jalan yang berlubang ini, demi kenyamanan dan kelancaran masyarakat Tapanuli Tengah berkendaraan,” kata Kapolres ketika dikonfirmasi ANTARA.

Baca juga: Sesosok mayat laki-laki ditemukan di tepi laut Lubuk Tukko

Pria dengan pangkat dua melati di pundak itu juga mengakui, dengan ditimbunnya jalan tersebut, turut membantu kelancaran kegiatan Polres Tapteng, baik itu untuk kegiatan operasional dan juga seremonial. Dan dalam waktu dekat ini juga, Polres Tapteng katanya akan menerima kunjungan yang akan melintasi jalan tersebut.  

Untuk itulah Kapolres berharap, dengan ditimbunnya jalan itu akan menimbulkan suatu gerak bersama bagi instansi terkait guna memperbaikinya secara permanen.
 
Kapolres Tapteng AKBP Sukamat bersama anggotanya saat bergotong-royong menutup Jalan Faeisal Tanjung Pandan yang banyak berlobang. (ANTARA/Jason Gultom)


“Kami hanya menutup lubang yang sudah menganga demi menghindari terjadinya lagi indisiden. Dengan kondisi saat ini masyarakat sudah terbantu dan nyaman khususnya anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jalan ini. Dan kami harapkan tindakan selanjutnya, instansi terkait dapat memperbaikinya secara permanen,” harapnya.

Sementara itu sejumlah pengendara yang dimintai tanggapannya menyampaikan ucapan terima kasih atas inisiatif Polres Tapteng menimbun langsung jalan yang berlubang.

“Kami sangat senang dan berterima kasih kepada Polres Tapteng yang sudah menimbun jalan ini. Sudah lama kondisi Jalan Faeisal ini dibiarkan mengaga dan sampai memakan korban. Saya tahu persis bagaimana kondisi jalan ini, karena 5 tahun saya menarik becak dan selalu lintas dari jalan ini,” kata Muhammad Naen Bugis (58).

Dan salah satu kendala masyarakat malas belanja ke Pasar Pandan kata Naen, karena kondisi jalan yang berlubang itu. Untuk itulah ia mewakili tukang becak berterima kasih kepada Kapolres Tapteng dan jajarannya yang sudah menimbun jalan Faeisal Tanjung Pandan.

“Kiranya pihak Provinsi Sumatera Utara dapat langsung menindaklanjutinya, karena status jalan ini sudah menjadi jalan Provinsi Sumatera Utara,” ujar warga Tugu Ikan Huta Godang, Kelurahan Sibuluan itu.

Semetara menurut Nurcahaya yang sehari-hari melintasi jalan Faeisal Tanjung untuk mengajar PAUD, gerakan yang dilakukan Polres Tapteng layak untuk diacungin jempol. Pasalanya, kalau sampai menunggu diperbaiki pasti kondisi jalan semakin hancur dan korban kecelakaan semakin bertambah.

“Saya tadi pas lewat agak kaget juga melihat banyak polisi yang turun ke jalan. Setelah saya pulang, saya lihat rupanya lagi menimbun jalan yang berlobang. Bravo pak polisi,” ujarnya.
 

 

Pewarta: Jason Gultom

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020