Pemerintah Kabupaten Langkat melalui Wakil Bupati Haji Syah Affandin SH berharap agar warga secara bersama-sama tetap menjaga kondusifitas di bumi yang religius ini terkait peristiwa kerusuhan di Desa Tanjung Lenggang, Kecamatan Bahorok.

Hal ini disampaikan Syah Afandin, di Stabat, Selasa, sekaligus berharap agar tetap tenang dan menjaga kedamaian di bumi bertuah.

"Diminta agar masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan tindakan anarkis lagi. Mari sama-sama kita selesaikan dan menjaga kekondusifan daerah kita," harapnya.

Baca juga: Polres Langkat tetapkan Gojo Tarigan tersangka kasus Bahorok

Tokoh Melayu Langkat itu berharap kepada masyarakat agar mempercayakan seluruh proses hukum kepada pihak Polres Langkat.

Saat ini Polres Langkat terus melakukan pengamanan untuk menjamin kamtibmas di Bahorok agar tetap terjaga dengan baik.

"Tolong percayakan kepada aparat hukum. Karena kita semuanya akan rugi apabila ada fasilitas-fasilitas umum, fasilitas publik, fasilitas masyarakat yang kita bangun bersama jadi rusak atau dirusak," katanya.

Baca juga: Buntut kasus penyekapan ibu dan bayi di Bahorok, 11 warga dimintai keterangan di Polres Langkat

"Dan kita tetap berpegang teguh kepada azas praduga tak bersalah, mari kita selesaikan semua permasalahan secara kekeluargaan agar peristiwa seperti ini tidak terulang kembali," katanya menambahkan.

Saat ini aparatur Pemkab Langkat juga berupaya mengawal perkembangan kasus tersebut. Aparatur pemerintahan sudah melakukan mediasi dan penyuluhan kepada masyarakat setempat.

"Biarkan polisi bekerja sesuai dengan standar operasional dan undang-undang berlaku. Kita harus tetap tenang dan menjaga ketertiban umum. Jangan sampai terjadi lagi hal seperti ini, apalagi sampai ada yang meninggal dunia," katanya.

Pewarta: H.Imam Fauzi

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020