Alex de Minaur dan Nick Kyrgios mendorong Australia menuju perempat final Davis Cup usai mencetak dua kemenangan atas Belgia di babak penyisihan Grup D hari Rabu.

Berkat kemenangan yang dicetak De Minaur dan Kyrgios, Australia menjadi tim ketiga yang maju ke perempat final di Madrid, menyusul Kanada dan Spanyol.

De Minaur, petenis berusia 20 tahun, bermain secara kejam di set pertama saat melawan David Goffin (peringkat 14 dunia) dan mengakhiri pertandingan tersebut dengan skor 6-0, 7-6(4).

Baca juga: Spanyol ke perempat final Davis Cup

"Itu sunggu perasaan yang luar biasa. Saya melalui tahun yang sulit, tetapi kemenangan untuk negara merupakan kebanggan yang melebihi apa pun. Jadi saya sangat senang dan berharap dapat terus bermain," kata De Minaur dilansir daviscupfinals.com, Kamis.

Pada putaran final Davis Cup tim Australia dipimpin oleh mantan petenis nomor satu dunia Lleyton Hewitt, yang membuat Australia menjadi lawan yang sulit dikalahkan di turnamen ini.

"Tidak ada orang lain yang saya inginkan sebagai kapten selain dia. Dia menghabiskan hari-harinya bersama kami, dia hanya fokus pada kami. Itu adalah sebuah upaya yang hebat dan kami harus saling bekerja sama," pungkas De Minaur.

Selain De Minaur, Kyrgios juga menjadi penentu kemenangan Australia saat melawan Belgia dengan memenangi pertandingan menghadapi Steve Darcis 6-2, 7-6(9).

"Ini luar biasa, kami mampu membalas dendam saat dikalahkan Belgia di babak semi final (dua tahun lalu)," kata Kyrgios.

Berbeda di nomor tunggal, ganda Australia Jordan Thompson/John Peers terpaksa berhenti setelah set pertama saat melawan Sander Gille/Joran Vliegen.

Peers tak sanggup melanjutkan pertandingan karena merasa sakit di bagian siku.

"Peersy merasa sikunya bermasalah. Bagi saya, itu keputusan tepat karena saya juga tidak ingin mengambil risiko untuk menghadapi perempat final. Dia akan mendapatkan perawatan malam ini, semoga ia membaik besok malam," kata Hewitt menjelaskan.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2019