Jaliman Situmeang (65) warga Dusun V Unte Holing, Desa Sipakpahi, Aek Lobu, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah dikabarkan hilang karena terseret arus sungai yang sedang meluap, Minggu (27/10) sore.

Hal itu dikatakan Koodinator Pos SAR Sibolga, Harry Susanto kepada ANTARA melalui pesan singkat, Minggu malam.

“Informasi awal adanya warga yang hanyut kami dapat dari personel Polsek Kolang. Menurut laporannya ada tiga orang warga Kolang yang hanyut terseret arus sungai, atas nama Guntur Hutabarat (50), Purnomo Situmeang (25) dan Jaliman Situmeang (65). Dua orang korban atas nama Guntur dan Purnomo berhasil selamat, sedangkan satu orang lagi atas nama Jaliman Situmeang  belum ditemukan hingga malam ini,” terang Harry Susanto.

Disebutkan Harry, awalnya ketiga korban diketahui pergi mencari kayu ke hutan hari Jumat (25/10) dan kembali  Minggu (27/10) dengan menyeberangi sungai. Pada saat menyeberangi sungai, tiba-tiba air sungai meluap dan ketiga korban terseret arus deras. Dua orang berhasil selamat dan satu lagi terseret arus sungai.

“Jadi kedua korban yang selamat itu langsung melaporkan kejadian itu kepada kepala desa dan kemudian dilaporkan ke Polsek, dan pihak Polsek menyampaikan informasi kepada kami,” terang Harry.

Setelah mendapatkan laporan, Tim SAR yang langsung dipimpin Harry bersama dengan 7 orang personelnya langsung turun menuju lokasi bersama dengan Kapolsek Kolang.

Namun karena hujan yang cukup deras dan demi keamanan, pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan esok hari.

“Sampai sekarang hujan cukup deras, dan kita putuskan pencarian dihentikan sementara, dan besok pagi akan dilanjutkan,” ungkapnya.
 

Pewarta: Jason Gultom

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2019