Sebanyak 120 orang korban kebakaran barak PT SPS di Desa Pulo Kruet, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh masih bertahan di tenda pengungsian yang disediakan kepolisian setempat setelah 26 unit rumah yang mereka tempati musnah terbakar pada Rabu (3/7).

"Kami masih terus melakukan pengecekan terhadap kesehatan warga korban kebakaran, agar kondisi kesehatan warga dalam kondisi baik," kata Kapolres Nagan Raya, Aceh, AKBP Giyarto SIK kepada Antara, Kamis malam.

Kepolisian juga melakukan bakti sosial di lokasi pengungsian dengan cara memfasilitasi semua kebutuhan para korban, dan memberikan perhatian khusus khususnya kepada anak-anak korban yang rata-rata masih berusia usia sekolah dasar.

Tidak hanya itu, Polres Nagan Raya bersama Polsek Darul Makmur juga menyalurkan bantuan berupa kebutuuhan makanan selama beberapa hari ke depan, serta pakaian kepada warga yang mengungsi. Bantuan ini diantar dan diserahkan langsung oleh Kapolsek Darul Makmur, Ipda Noca Tryananto STr K.

Baca juga: Puluhan rumah pekerja PT SPS Nagan Raya terbakar

"Kami ingin memberikan rasa aman dan kepedulian terhadap warga yang terkena bencana kebakaran, sekaligus membuka sarana komunikasi Polri dengan masyarakat," tambah Kapolres Giyarto.

Kapolsek Darul Makmur, Ipda Noca Tryananto STr K mengatakan pihak kepolisian sampai saat ini masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab musibah kebakaran yang menghanguskan 27 unit rumah di kompleks perumahan milik PT SPS 2 Nagan Raya.

"Info awal dari warga mengatakan penyebab musibah kebakaran ini akibat arus pendek listrik, tapi akan terus kita selidiki agar jelas penyebabnya," katanya.

Sementara itu, Camat Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Rahmatullah kepada Antara mengatakan pihaknya sudah melaporkan jumlah warga yang mengungsi di kawasan Desa Pulo Kruet, kecamatan setempat kepada pemerintah daerah.

Hal ini diperlukan agar nantinya penanganan kepada korban musibah kebakaran dapat lebih maksimal dan memastikan warga dalam kondisi sehat, aman dan terpenuhi kebutuhannya selama dalam masa tanggap darurat paskakebakaran, tutupnya.

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2019