PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Medan menargetkan pada tahun 2019 minimal ada satu perusahaan yang akan "go public" dari Sumatera Utara dari 75 yang ditargetkan secara nasional.

Kepala Kantor Perwakilan BEI Medan, Muhammad Pintor Nasution di Medan, Senin, mengatakan, saat ini ada satu perusahaan di Sumut yang  sedang dalam tahap melengkapi persyaratan dalam pencatatan efek baru.

"Nama perusahaannya nanti saja ya.Diharapkan perusahaan itu sudah bisa listing di bursa pada semester II 2019," ujarnya.

Pintor menegaskan, ada beberapa perusahaan di Sumut yang tertarik masuk ke pasar bursa sehingga BEI Medan tetap yakin akan ada terus perusahaan yang terdaftar sebagai pencatatan efek baru dari Sumut.

Keyakinan semakin kuat, karena perekonomian yang semakin bagus khususnya di Sumut yang angka pertumbuhan ekonominya rata - rata
di atas angka nasional.

"BEI Medan memang berharap memberi kontribusi di setiap target nasional setiap tahun.Seperti tahun 2019 , BEI menarget ada 75 pencatatan efek baru secara nasional," ujar Pintor.

Dhi Sumut hingga tahun ini sudah ada tujuh perusahaan yang go public (saham) dan dua perusahaan obligasi.

"Agar semakin banyak perusahaan yang "go public" dari Sumut, BEI Medan terus meningkatkan sosialisasi dan 'jemput bola'," katanya.

Di Medan, misalnya, BEI Medan bersama  Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), akan menggelar Workshop Go Public pada Selasa, 26 Maret.

Workshop bekerja sama dengan Apindo itu merupakan bagian dari rencana strategi BEI dalam meningkatkan jumlah perusahaan "Go Public" seperti go public branding, institutional relations, high level approach, dan stakeholder engagement," katanya.

Pewarta: Evalisa Siregar

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2019