Simalungun (Antaranews Sumut) - Kunjungan wisatawan ke objek wisata bahari Parapat, Danau Toba, Kabupaten Simalungun pada libur umum awal tahun 2019, Selasa, sepi.

Pantauan, jalanan di pusat Kota Parapat, Kelurahan Tiga Raja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, tampak lengang.

Lokasi parkir kendaraan di kawasan panggung terbuka (open stage) dan sekitaran pantai serta Pesanggrahan Presiden, hanya ada puluhan unit.

Demikian juga kunjungan ke kedai, kios dan lapak pedagang setempat dan musiman yang berasal dari luar daerah Parapat, seperti Kota Pematangsiantar dan kawasan lainnya di Kabupaten Simalungun.

"Longsor yang terus terjadi di ruas jalan umum berdampak tidak baik pada kami," kata HM Sinaga, pedagang kuliner.

Dia dan pelaku usaha lainnya mendorong Pemerintah melakukan penanganan secara permanen terhadap penyebab bencana longsor di Parapat, supaya wisatawan berkeinginan lagi datang.

Baca juga: Parapat satu jalur akibat longsor awal 2019
Baca juga: Awal tahun, Parapat longsor lagi
Baca juga: Pesanan kamar Hotel Parapat berkurang dampak longsor

Pewarta: Waristo

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2019