Medan, (Antaranews Sumut) - Nilai ekspor lemak dan minyak hewan/ nabati yang di dalamnya ada crude palm oil atau CPO hingga Mei 2018 turun 7,50 persen atau tinggal 1,446 miliar dolar AS.
    
"Pada periode sama 2017 nilai ekspor golongan barang itu sudah sebesar 1,563 miliar dolar AS,"ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Syech Suhaimi di Medan, Jumat.
     
Menurut dia, penurunan nilai ekspor lemak dan minyak hewan/nabati itu didorong harga jual yang tren melemah.
     
Syech Suhaimi menegaskan, penurunan nilai ekspor lemak dan minyak hewan/nabati itu juga menjadi salah satu yang mendorong penurunan nilai total ekspor Sumut sebesar 1,72 persen.
      
Nilai ekspor Sumut hingga Mei 2018 tinggal  3,781 miliar dolar AS dari periode sama 2017 yang sudah 3,847 miliar dolar AS.
      Direktur BI Kantor Perwakilan Sumut,  Hilman Tisnawan, menyebutkan, harga ekspor komoditas yang menurun bisa berdampak pada penekanan angka pertumbuhan ekonomi.

 Apalagi, kata dia, perekonomian Sumut memang sangat mengandalkan ekspor hasil perkebunan khususnya sawit.

Sementara, kata dia, harga ekspor hasil komoditas sangat ditentukan situasi perekonomian global.***3***
    
     

Pewarta: Evalisa Siregar

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2018