Padangsidimpuan (Antaranews Sumut) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tapanuli Bagian Selatan berduka cita atas kepergian salah satu anggota/pengurus Ampera Simamora, Wartawan Hr. Medan Pos menghadap sang khalik.
Almarhum yang cukup di kenal gigih/aktif dalam melaksanakan tugas-tugasnya sebagai Jurnalistik menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 21.50 Wib, Sabtu di RSUP H. Haji Medan.
Sebelum tutup usia 51 tahun almarhum yang meninggalkan seorang isteri dan tiga anak (puteri) ini telah berjuang lebih kurang tiga bulan melawan penyakitnya, namun Allah Swt berkehendak lain.
Selain aktif menjalankan tugas jurnalistiknya, almarhum dikenal orang yang bergaul dan humanis serta di kenal memiliki jiwa sosial yang tinggi di lingkungannya. Berbagai prestasi/penghargaan atas karya/tugas jurnalistik pun di raihnya.
Bergabung di organisasi PWI Sumatera Utara sejak delapan tahun silam (2010). Bergabung menjadi wartawan pada era reformasi (1998). Selama itu pula berbagai media terbitan Medan tempat ia mengabdikan diri terakhir harian Medan Pos dan bergabung di organisai tertua di Indonesia (PWI) telah menempah diri almarhum sebagai wartawan yang profesional.
Kini almarhum disemayamkan dirumah duka di Jalan Yos Sudarso (eks Kampung Jawa) Gang Al-Iklas Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan setelah, Sabtu malam dibawa menggunakan ambulance dari Medan.
Almarhum akan dikebumikan di pemakaman umum usai salat Ashar, Minggu.
"Selamat jalan sahabat...semoga Allah Swt menempatkan jasadmu di tempat yang sebaik-baiknya...karya karya jurnalistikmu akan tetap hidup dan dikenang sepanjang hayat,"ujar Ketua PWI Tabagsel Hairul Iman Hasibuan disela-sela layatannya.
Hal senada disampaikan Wakil Sekretaris PWI Tabagsel Kodir Pohan yang juga sahabat dekat almarhum yang merasa kehilangan mengingat kontribusi serta karya karya jurnalistik almarhum selama ini yang banyak memberikan sumbangsih positif dalam pembangunan daerah serta kontrol sosial yang rutin demi kepentingan masyarakat.
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2018
Almarhum yang cukup di kenal gigih/aktif dalam melaksanakan tugas-tugasnya sebagai Jurnalistik menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 21.50 Wib, Sabtu di RSUP H. Haji Medan.
Sebelum tutup usia 51 tahun almarhum yang meninggalkan seorang isteri dan tiga anak (puteri) ini telah berjuang lebih kurang tiga bulan melawan penyakitnya, namun Allah Swt berkehendak lain.
Selain aktif menjalankan tugas jurnalistiknya, almarhum dikenal orang yang bergaul dan humanis serta di kenal memiliki jiwa sosial yang tinggi di lingkungannya. Berbagai prestasi/penghargaan atas karya/tugas jurnalistik pun di raihnya.
Bergabung di organisasi PWI Sumatera Utara sejak delapan tahun silam (2010). Bergabung menjadi wartawan pada era reformasi (1998). Selama itu pula berbagai media terbitan Medan tempat ia mengabdikan diri terakhir harian Medan Pos dan bergabung di organisai tertua di Indonesia (PWI) telah menempah diri almarhum sebagai wartawan yang profesional.
Kini almarhum disemayamkan dirumah duka di Jalan Yos Sudarso (eks Kampung Jawa) Gang Al-Iklas Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan setelah, Sabtu malam dibawa menggunakan ambulance dari Medan.
Almarhum akan dikebumikan di pemakaman umum usai salat Ashar, Minggu.
"Selamat jalan sahabat...semoga Allah Swt menempatkan jasadmu di tempat yang sebaik-baiknya...karya karya jurnalistikmu akan tetap hidup dan dikenang sepanjang hayat,"ujar Ketua PWI Tabagsel Hairul Iman Hasibuan disela-sela layatannya.
Hal senada disampaikan Wakil Sekretaris PWI Tabagsel Kodir Pohan yang juga sahabat dekat almarhum yang merasa kehilangan mengingat kontribusi serta karya karya jurnalistik almarhum selama ini yang banyak memberikan sumbangsih positif dalam pembangunan daerah serta kontrol sosial yang rutin demi kepentingan masyarakat.
Editor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2018