Pematangsiantar, Sumut, 25/8 (Antara) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemerintah Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, melakukan pendataan warga yang menjadi korban puting beliung pada 4 Agustus 2016.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pematangsiantar Daniel Siregar di Siantar, Kamis, mengatakan, pendataan itu dilakukan untuk memberikan rehabilitasi rumah yang mengalami kerusakan.


Kerusakan akibat puting beliung di wilayah Kecamatan Siantar Utara itu, 27 unit rumah di Kelurahan Sukadame, 11 unit di Kelurahan Bane, 10 unit di Kelurahan Martoba, dan dua unit Kelurahan Sigulang-gulang.


Untuk rumah yang mengalami kerusakan ringan, bantuan yang diberikan maksimal Rp1 juta, kerusakan sedang maksimal Rp3 juta, dan kerusakan berat maksimal Rp6 juta.


"Dalam waktu dekat bantuan itu akan kita salurkan. Kita akan mengikat kontrak dengan panglong (toko bahan bangunan) agar warga yang langsung berurusan dengan pihak panglong," kata Daniel.


Daniel mengingatkan warga kota untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan disertai angin kencang yang melanda daerah itu untuk meminimalisir dampaknya.


"Kalau ada kejadian langsung diberitahukan kepada kita supaya kita bisa langsung turun ke lokasi," kata Daniel.  

Pewarta: Waristo

Editor : Ribut Priadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2016