Dairi, 26/2 (Antarasumut) - Pemerintah Kabupaten Dairi diharapkan dapat kembali mendorong para petani untuk menanam kopi, dimana sebelumnya banyak beralih ke tanaman jeruk.

Wakil Ketua DPRD Dairi Benpa Hisar Nababan mengatakan Sudah banyak petani yang beralih menanam jeruk, padahal tanaman jeruk merupakan tanaman yang banyak membutuhkan biaya dan rentan dengan hama.

“Dairi terkenal dengan Kopi Sidikalang. Namun, beberapa tahun terakhir komoditi tersebut sudah tertinggal, penghasil kopi dari Dairi tidak seberapa lagi. Bila terus dibiarkan, Sidikalang kota kopi akan tinggal nama,” sebutnya.

Pemerintah perlu mendorong dan memotivasi petani kopi melalui penyediaan mesin pengupas kulit kopi kering. Sehingga dengan adanya mesin pengupas kulit kopi kering, harga jual kopi petani akan memiliki nilai ekonomis tinggi. 

Selain itu, Pemerintah Dairi diminta untuk mempersiapkan ekspor dan sertifikat pengusaha kopi.

Dengan dipersiapkan ekspor, petani kopi akan lebih bersemangat dan termotivasi untuk meningkatkan hasil produksi pertaniannya, dan petani akan lebih sejahtera dengan mengembangkan tanaman kopi. 

Selain mempersiapkan ekspor, seharusnya pemerintah memberikan standar harga untuk kopi-kopi bermutu agar kesejahteraan petani kopi di Dairi meningkat, sehingga bisa meningkatkan ekonomi kerakyatan.

Pewarta: Rel

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2016