Binjai, Sumut, 29/6 (Antara) - Pemerintah Kota Binjai, Sumatera Utara, akan mendapat bantuan dari pemerintah pusat sebanyak 30 unit bus angkutan dengan kapasitas masing-masing 80 penumpang yang akan melayani trayek Medan, Binjai dan Deli Serdang.

"Bantuan 30 bus besar tersebut untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dari pemerintah pusat," kata Sekretaris Kota Binjai, Elyuzar Siregar, di Binjai, Senin.

Elyuzar menjelaskan, kedudukan Kota Binjai sebagai kota industri, jasa, perdagangan, pemukiman serta pendidikan, telah mengakibatkan berbagai perubahan aktivitas masyarakat, yang harus menjadi perhatian untuk pelayanan cepat.

Salah satunya, penyediaan jasa angkutan umum untuk mengatasi kemacetan itu dengan berbagai fasilitas di dalamnya guna memberikan rasa nyaman kepada penumpangnya, katanya.

"Kita berharap agar bantuan fasilitas yang diberikan pemerintah pusat dapat bermanfaat bagi masyarakat Kota Binjai untuk kemudahan akses mobilitas antardaerah. Pemkot Binjai selalu mendukung segala kebijakan dari pemerintah pusat," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Pemkot Binjai, Fadlan menjelaskan, saat ini Kota Binjai telah memiliki taman lalu lintas terlengkap yang berada di lingkungan Polres Binjai.

Fadlan mengatakan, saat ini status terminal Kota Binjai adalah tipe B dengan luas 2.900 M2, di mana status tanahnya masih menyewa dari PT KAI. Untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dan kepadatan kota, Pemkot Binjai telah membangun dua jembatan penghubung.

Jembatan penghubung itu ada di Jalan Tuanku Imam Bonjol yang menghubungkan antara Binjai Kota dengan Binjai Timur dan jembatan di Kelurahan Berngam yang dijadikan jalan alternatif menuju Kabupaten Langkat.***4***

(T.KR-IFZ/B/J. Tarigan/J. Tarigan)

Pewarta: Imam Fauzi

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2015