Asahan, Sumut, 4/5, (Antarasumut) - Sebanyak 400 lebih calon Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara dan Tamtama tahun 2015 asal Kabupaten Asahan serta para orang tua calon melaksanakan penandatanganan Fakta Integritas.

Penandatanganan dilakukan di Alun-Alun Kota Kisaran, Senin disaksikan oleh Kapolres, AKBP Yulmar Try Himawan, Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP, Dandim 0208/AS Letkol Inf Ayub Akbar, Wakil Ketua DPRD Asahan, Winarni Supranengsih dan sejumlah perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD).

Fakta integritas tersebut diharapkan dapat menjadi janji suci antara orang tua calon siswa dan panitia penerimaan agar tidak terjadi KKN. “Fakta integritas ini merupakan janji suci untuk tidak mencemari sistem rekrutmen dengan perbuatan KKN,” kata Kapolres Asahan sembari mengatakan pihaknya akan terus mendampingi para peserta untuk mengikuti tahapan berikutnya.

Sedangkan Bupati Asahan merasa gembira melihat tingginya animo anak-anak Asahan untuk mengikuti testing penerimaan anggota Polri yang dilaksanakan oleh Polres Asahan. Penerimaan calon polri ini dilakukan secara terbuka dan transparan bukan cara berbisik-bisik.

“ Saya harapkan mulai sekarang tanamkan loyalitas, disiplin, dedikasi dan jaga kesehatan, komunikasi serta tindakan,” ujar Taufan sembari meminta kepada calon untuk tetap berusaha dan berdoa.

Majda El Muhtaj, salah seorang Pengawasan Eksternal Panitia Daerah (Panda) Poldasu yang ditugaskan langsung oleh Kapoldasu untuk melakukan pengawasan di Panitia Pembantu Penerimaan (Pambandrim) Polres Asahan berdialog langsung dengan sejumlah orang-orang tua calon.

Hal ini dilakukan untuk menjelaskan penerimaan calon Polri. “Tidak ada yang bisa menjamin kelulusan peserta kecuali kemampuannya,” ungkap Majda yang dikenal sebagai seorang akademisi. Maka itu, Majda meminta orang tua harus memantau tingkat kemampuan anaknya, dengan membimbing belajar dan juga mengasah kemampuan serta tingkatkan kesehatan.

“Berbagai persyaratan sudah dilalui, dan tahap selanjutnya pemeriksaan kesehatan (Rikkes) tahap kedua di Poldasu,” ungkapnya lagi sembari menegaskan kepada orang tua agar anaknya sebagai peserta tetap menjaga kesehatan.

Calon Polri asal Asahan sebanyak 486 orang yang tediri dari Akpol sebanyak 32 dengan perincian jenis kelamin laki-laki 30 orang dan wanita 2 orang. Kemudia untuk Brigadir sebanyak 393 orang dengan perincian jenis kelamin laki-laki 313 orang dan wanita 80 orang. Dan Tamtama sebanyak 61 orang.

Pewarta: Indra Sikumbang

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2015