Medan (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar bakti sosial dengan berbagi kasih anak-anak Panti Asuhan Al Jam'iyatul Washliyah Kota Binjai.
Staf Ahli I PKK Provinsi Sumut Titiek Sugiharti menyampaikan kegiatan ini bagian dari peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Ke-54 PKK dan Hari Ulang Tahun Ke-78 Provinsi Sumut.
"Ini sebagai bentuk dukungan bagi anak-anak dalam menyambut HKG dan HUT Ke-78 Sumut. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi anak-anak semua," ujar dia di Kota Binjai, Jumat.
Dalam bakti sosial ini, TP PKK Sumut menyalurkan berbagai bantuan, seperti tas sekolah, buku, pensil, kompor, perlengkapan dapur, dan lainnya untuk mendukung kebutuhan anak-anak panti asuhan.
Selain itu, ia menyempatkan berinteraksi langsung dengan anak-anak panti asuhan, di antaranya menanyakan asal daerah serta cita-cita mereka.
Pihaknya juga turut memberikan motivasi kepada anak-anak panti asuhan agar tetap semangat dalam meraih masa depan.
"Jangan patah semangat dengan segala keterbatasan. Tetap giat belajar agar kelak menjadi anak-anak yang pintar dan sukses," katanya didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumut Evi Novida Ginting.
Ketua Panti Asuhan Al Washliyah Binjai Alija Izel Begovic menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh TP PKK Sumut.
Pihaknya menilai kunjungan ini menjadi istimewa, terlebih bertepatan dengan peringatan HKG Ke-54 PKK dan HUT Ke-78 Provinsi Sumut.
"Ini merupakan kehormatan bagi kami dan catatan sejarah, karena baru pertama kali ada kunjungan dari unsur pemerintah. Semoga ini menjadi penyemangat, dan membawa keberkahan bagi kami dan anak-anak di sini," ujarnya.
Ia menjelaskan saat ini panti asuhan tersebut mengasuh 60 anak, baik putra maupun putri didampingi lima pengasuh.
Anak-anak tersebut berasal dari berbagai latar belakang, seperti yatim, piatu, yatim piatu, serta keluarga kurang mampu.
Pihaknya juga mengasuh anak-anak dari berbagai daerah di Sumatera Utara, seperti Binjai, Langkat, Deli Serdang, Nias, dan Karo.
"Seluruh operasional panti didukung dari donasi para dermawan. Setelah menyelesaikan pendidikan, anak-anak akan dikembalikan kepada keluarga masing-masing,” katanya.
