Ke 16 relawan ini berasal dari berbagai kota/kabupaten wilayah Sumatera Utara, dan mulai bertugas 8 September sampai pertandingan selesai 19 September.
Mereka ini, Ahmad Fauzi, Hengki Perdinando Purba, Mika Indri Lamganda Purba, Putri Kezia Benedikta Sianturi, Kevin Parlindungan Purba, Cindira Barus, Anggi Fadiyah Pulungan, Vinesya Shintauly Siahaan.
Kemudian Devi Herawati, Priscilla Catiusca Isabel Butar butar, Roqiqoh Paco Negara, Yosepin Emeliani Lumban gaol, Putri Elisa, Jhonatan Silitonga, Anggriani Wasti Winna Manik dan Helencia Dahliana Saragih.
Tugas, menyalurkan makanan ke bidang Humas Publikasi, Media Center, Kesehatan, Medical Center, Pertandingan, Kesehatan, Transportasi dan Peralatan.
Malah, terkadang, mereka juga diamanahkan menyalurkan makanan ke 31 kontingen tinju yang menginap di berbagai hotel berbeda di Kota Pematang Siantar.
Koordinator Tim, Ahmad Fauzi, Senin (16/9) mengatakan, mereka harus terlebih dahulu memastikan seluruh bidang telah mendapat makanan, kemudian mereka baru bisa makan.
Tugas semakin repot, karena beberapa bidang itu tidak bersamaan datangnya, sehingga harus menunggu.
Jika tidak kelihatan di area venue, relawan pun menghubungi untuk memastikan pengantaran makanan, guna mendapatkan tanda tangan sebagai pertanggungjawaban tugas.
"Lelah memang. Belum lagi komplain menu makanan. Begitulah, harus kami lakoni dengan senang hati," ujarnya.
Suka duka selama sembilan dari 12 hari pengabdian, menjadi pembelajaran dan pengalaman hidup yang berharga dari 16 relawan ini. Cara berkomunikasi, berinteraksi, dan bergaul dengan orang-orang dari berbagai daerah dan profesi.
Fauzi dan tim pun berterima kasih kepada PB PON XXI yang telah menerima mereka menjadi bagian dari ajang olahraga nasional empat tahunan ini.
Pewarta: WaristoEditor : Azhari
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.