Berdasarkan prestasi tersebut, Muqsit sangat yakin target yang ditetapkan bisa terwujud terlebih Sumut akan bertindak sebagai tuan rumah sehingga motivasi atlet untuk berprestasi lebih meningkat.

"Sambo adalah cabang olahraga baru dan untuk kali pertama akan dipertandingkan secara resmi di PON. Harapan kami ke depan, Sumut akan menjadi kiblatnya olahraga sambo di Indonesia," ucapnya.

Dengan mengusung target maksimal di PON 2024, pengurus Persambi Sumut sangat berharap dukungan penyediaan arena dan peralatan latihan mengingat gedung boling yang selama ini menjadi tempat latihan tidak bisa lagi digunakan.

"Sebelumnya kita latihan di gedung boling, sekarang tidak bisa lagi karena sedang proses renovasi. Selain itu, kita juga masih kekurangan peralatan latihan. Harapannya segala kekurangan kami dalam mempersiapkan atlet meraih prestasi maksimal di PON 2024 bisa dipenuhi oleh pihak terkait," tambah Muqsit.

Selain itu, Muqsit juga sangat berharap para atlet bisa mengikuti program pelatihan di Rusia, Khazakstan, Kirgistan, dan Belarusia selama empat hingga enam bulan.

"Program TC ke negara kiblatnya olahraga sambo ini juga menjadi salah satu catatan atau syarat sambo Sumut bisa memenuhi target di PON 2024," ucapnya.

Pewarta: Juraidi
Editor : Riza Mulyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026