Hal itu disampaikan Bupati saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) Ke-VII (7) Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) Kabupaten Langkat, di Jentera Malay Rumdis Bupati Langkat, Stabat, Jumat (2/4).
Baca juga: Polsek Padang Tualang amankan 11 gereja
Bupati juga berharap masukan, saran dan gagasan, serta sumbangsih peran aktif, dari seluruh penguat adat Melayu dan pemangku adat dari suku lainnya, guna bergerak bersama, mewujudkan Langkat berbudaya dan religius.
"Termasuk untuk menyelamatkan generasi Langkat, dari bahaya narkotika,"ajaknya.
Muhammad Arifin selaku Ketua Panitia Musda menyampaikan kegiatan ini menerapkan Prokes COVID-19.
"Terimakasih kepada semua pihak, atas dukungannya hingga Musda ini terlaksana," ungkapnya.
Sembari mengatakan, MABMI Langkat akan terus mendukung kemajuan Langkat, dengan bersinergi bersama Pemkab Langkat.
Pewarta: H.Imam FauziEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.