Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan, Senin, melalui Sekretaris Dinas dr Aris Yudhariansyah saat disinggung mengenai adanya dua Warga Negara Indonesia (WNI) positif mengidap Covid-19.
Baca juga: Menkes: WNI positif virus corona saat berdansa di Paloma Jakarta
"Kita pastikan siap jika suatu saat ditemukan virus corona di sini. Sudah tersedianya ruang isolasi untuk penderita yang terdeteksi," katanya.
Baca juga: Presiden: Ibu-anak warga Indonesia positif virus corona
Meskipun belum ada obat dan vaksin untuk Covid-19 ini, kata Aris, namun untuk pengobatan bisa dilakukan secara suportif dan juga simtomatik.
"Tapi tim PINERE yang lebih paham soal pengobatan ini. Namun yang pasti, Sumut siap," ujarnya.
Baca juga: Jumlah total kasus corona di Korsel tembus angka 4.212
Ia menyebutkan, untuk rumah sakit yang dikhususkan melakukan penanganan terhadap pasien Covid-19 di Sumut baru Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik saja.
Ia mengimbau agar masyarakat Sumut tidak panik dan tetap waspada dalam menyikapi virus corona ini. Masyarakat juga diminta untuk tetap menjaga kesehatan, menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).
"Kalau masyarakat ada memiliki keluhan seperti batuk, demam, dan sesak agar segera berobat ke fasilitas kesehatan. Namun memang, tidak semua batuk sesak dan demam itu adalah corona. Karena ada kriteria yang sudah ditetapkan Kemenkes," ujarnya.
Pewarta: Nur Aprilliana Br. SitorusEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.