Pelaksana tugas Kepala Lapas Kelas II A Rantauprapat, Muhammad Taviv di Rantauprapat, Rabu, mengatakan, langkah ini sangat penting dalam upaya mencegah penyakit DBD yang ditularkan melalui nyamuk di dalam kawasan Lapas.
Pihaknya juga memberikan pembinaan kepada bila lingkungan tidak bersih dan mengajak penghuni Lapas selalu menjaga kebersihan.
“Kesehatan para narapidana sangat penting dan menjadi prioritas kami di Lapas ini. Karena, lingkungan yang bersih dan sehat tentunya dapat menunjang aktifitas Napi di dalam Lapas,” katanya.
Taviv berharap, sejumlah program yang telah diterapkan di dalam Lapas dapat menjadikan penghuni sehat jasmani dan rohani.
Diantaranya, program sehat rohani untuk menciptakan warga binaan religius, yakni Shalat wajib lima waktu, setiap malam Kamis pembacaan Yasin bersama untuk meningkatkan ketagwaan dan keimanan kepada Allah SWT.
“Harapan kami, program sudah berjalan ini menjadikan Napi di Lapas Kelas IIA Rantauprapat menjadi Napi sehat dan religi, sehingga nantinya bila mereka sudah bebas dapat menjalani hidup lebih baik lagi dan berguna bagi masyarakat,” jelasnya.
Pewarta: Kurnia HamdaniEditor : Riza Mulyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.