"Perhatian Kementerian Pertanian ini, patut kita syukuri dan pantas mengucapkan terimakasih," kata Ketua KSTM Barokah M.Syafii Daulay.
Bahkan pengetahuan serta manfaat dan pengalaman santri bertambah adanya bantuan ayam kampung yang di terima melalui Polbangtan Medan April 2019 lalu.
"Beratnya sudah ada mencapai satu kilogram bahkan banyak yang lebih," katanya seraya berharap budidaya ayam kampung ini semakin tumbuh dan berkembang.
Wakil Direktur II Polbangtan Medan Mukhlis Yahya yang menghubungi, Sabtu (10/9) menyebut sejumlah KSTM lainnya meski sebagian ada kurang berhasil namun banyak santri berhasil mengembangkan ternak ini.
Antaralainnya KSTM Ponpes Islamiyah Naparbarbaran, Ponpes Al Hasimiyah Darul Ulum, Ponpes Al Ikhwan, Mawaridussalam, Ponpes Al Bitsatul Islamiyah, Ponpes Tarbiyah Islamiyah, Ponpes Syariful Hidayah tersebar di lima kabupaten di Sumatera Utara yakni di Kabupaten Mandailing Natal, Paluta, Labusel, Deli Serdang, dan Kabupaten Langkat.
"Bahkan sebagiannya sudah ada Ponpes yang menjual hasilnya," katanya. Ditegaskannya bahwa Polbangtan selaku pembina KSTM kontinu melakukan pendampingan agar pertumbuhan ayam tetap sehat dan baik dipasarkan.
Untuk menjaga komunikasi Polbangtan Medan dan KSTM juga mengadakan rapat koordinasi dan evaluasi (8-9/8) di Medan.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.