diharapkan pengusaha dan pengelola hotel di Tebing Tinggi tetap menjaga komitmenya untuk tidak menaikan biaya inap kamarnyaTebing Tinggi(Antaranews Sumut)- Persiapan untuk menjadi tuan rumah STQH Sumatera Utara yang akan dilaksanakan 9 -14 April 2019 di tebing Tinggi terus dimatangkan.
"Kami sudah melakukan pertemuan dengan para pengusaha dan pengelola hotel di Tebing Tinggi," kata Kabag Kesra Pemkot Tebing Tinggi Sabhana kepada Antara Sumut, Jumat (22/2).
Pertemuan tersebut dimaksudkan dalam upaya menyamakan persepsi pengusaha dan pengelola hotel dalam pelayanan yang terbaik nantinya bagi tamu-tamu yang datang untuk mengikuti STQH tersebut.
Ia menyampaikan harapan para pengusaha dan pengelola tetap menjaga komitmennya dengan menaikan harga tarif kamarnya sehingga membuat tamu-tamu kecewa.
"Kami yakin akan banyak even yang dilaksanakan di Tebing Tinggi, setelah STQH nantinya akan dilanjutkan dengan MTQ tahun 2020, dan ini sekaligus akan meningkatkan perekonomian masyarakat lainya," katanya.
Selain hotel-hotel sebagai sarana penginapan kafilah, pemkot juga menyiapkan pemondokan bagi kafilah peserta STQH dirumah-rumah penduduk, terutama yang berada di dekat arena-arena yang dipersiapkan.
"Mulai 1 Maret 2019 kami akan melakukan persiapan bangunan fisik yang telah ditetapkan yakni gedung Balai Kartini yang baru dan lama, gedung Sawiyah, Masjid Agung dan Islamic Centre, Mssjid An Namira serta Lapangan Merdeka sebagai arena utama," katanya.
Pewarta: Dhani ElisonEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.