Aekkanopan (Antaranews Sumut) – Ada tiga golongan pemilih pada pemilihan umum (Pemilu). Dari tiga golongan itu, golongan pertama merupakan yang terbaik.
Demikian antara lain diutarakan Indra Ramadona Harahap MA, salah seorang relawan demokrasi Basis Keagamaan di hadapan ratusan jamaah sholat Subuh di Masjid Ar Rahman Lingkungan IV Aekkanopan Timur, Minggu.
"Ada 3 golongan pemilih. Yaitu golongan yang datang ke TPS dan melakukan pencoblosan dengan benar. Kemudian golongan yang datang ke TPS, namun melakukan pencoblosan dengan tidak benar. Terakhir golongan yang tidak datang sama sekali,” katanya dalam acara yang dihadiri Camat Kualuhhulu H Samsul Tanjung ST MT, Danramil 01/Ak Mayor Inf T Hasibuan, Kapolsek Kualuhhulu AKP Asmon Bufitra SH itu.
Untuk itulah, jelasnya, mereka mengajak masyarakat agar turut aktif menyukseskan pemilu serentak dengan mendatangi TPS serta melakukan pencoblosan secara benar. ”Untuk Itulah kami datang ke sini agar kita masuk pada golongan pertama yaitu datang ke TPS dan memberikan suara dengan benar,” katanya sambil menjelaskan cara menyoblos yang benar agar suara tidak batal
Sementara Komisioner yang membidang Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM H Safru el Fauzi Lc MA pada kesempatan itu menjelaskan hal terkait penyelenggaraan Pemilu 17 April 2019 mendatang. Diantarnya bagaimana proses yang dilalui pemilih yang ingin pihdah tempat memilih.
Dipaparkannya, proses administrasi untuk pindah tempat memilih tersebut dengan mencatatkan pindah memilih ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang tersedia di desa/kelurahan asal maupun tujuan.
Dari tempat itulah, calon pemilih akan mendapatkan formulir A5. “Bagi warga Labura yang tidak bisa memilih di Labura, dapat menggunakan formulir A5 yang diperoleh dengan menunjukkan e-KTP maupun,” tambahnya.
Camat Kualuhhulu Samsul Tanjung Safari Subuh tersebut mengajak masyarakat meningkatkan kualitas ibadah untuk kebaikan hidup di dunia dan akhirat.
Kegiatan itu juga diisi dengan tausiah agama yang disampaikan Ustadz Abdul Hadi yang antara lain menjelaskan tentang keutamaan sholat berjamaah di masjid.
Sebagai imam pada sholat Subuh yang juga dihadiri Ketua MUI Labura Drs H Aminurrasyid Aruan, para lurah/kepala desa, IPHI, ormasi keagamaan seperti Muhammadiyah dan Al Jam’iyatul Washliyah dan BKPRMI itu adalah alumus SMA Muhammadiyah 09 Aekkanopan Tri Wahyuda.
Pewarta: SukardiEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.