Parade budaya lintas etnis dan suku serta agama ini merupakan  wujud kebersamaan dalam kebhinekaan yang membuktikan bahwa Tabjungbalai tidak intoleran
Tanjungbalai (Antaranews Sumut) - Parade budaya dan karnaval kenderaan hias memeriahkan hari jadi Kota Tanjungbalai ke 398 disambut antusias kalangan masyarakat daerah setempat, Jum'at.

Parade budaya keliling kota itu dilepas dari depan rumah dinas Wali Kota Tanjungbalai, melintasi jalan Sudirman dan S.Parman menuju lapangan eks Asrama Brimob di jalan Pahlawan tempat berlangsungnya pameran berbagai hasil pembangunan dan prodak unggulan daerah setempat.

Setibanya diimimbar kehormatan peserta parade itu disambut Wali Kota H.Muhammad Syahrial dan Wakilnya H.Ismail, serta unsur FKPD yakni Kapolres dan Danlanal serta Kepala OPD dijajaran Pemkot Tanjungbalai.

"Parade budaya lintas etnis dan suku serta agama ini merupakan  wujud kebersamaan dalam kebhinekaan yang membuktikan bahwa Tanjungbalai tidak intoleran," ungkap Wali Kota Tanjungbalai H.Muhammad Syahrial.

Pantauan dilapangan, warga tampak antusias. Mereka memadati tepi jalan sepanjang lintasan parade dengan penuh suka cita. Tak jarang di antara mereka mengabadikan momentum tersebut menggunakan telepon seluler.

Diajang tersebut, budaya (pakaian adat) yang ada di Kota Tanjungbalai seperti etnis Melayu, Jawa, Aceh, Simalungun, Nias dan Minang ditampilkan. Etnis Tiong Hoa (Barongsai) juga turut berpartisifasi.

Pewarta: Yan Aswika
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026