Bantuan berupa alat atau mesin pertanian yang digunakan untuk pengolahan tanah sekunder (Cultivator) diharapkan mampu meningkatkan produktivitasnya melalui alih daya penggunaan teknologi dalam proses penggemburan dan pencincangan tanah.
M Imron mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud tanggung jawab sosial Bank Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan petani serta mendukung upaya pengendalian harga.
Peningkatan produktivitas petani berdampak pada ketersediaan bahan pangan di wilayah kerja, khususnya di Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar, dapat terpenuhi.
Pemberian bantuan juga merupakan bentuk sinergi antara KPw BI Pematangsiantar dengan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kabupaten Simalungun.
Proses seleksi penerima bantuan dilakukan melalui beberapa tahapan dengan tujuan agar kelompok tani yang memperoleh bantuan adalah tepat sasaran dan benar-benar membutuhkan.
Penyerahan disaksikan perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun, Nasip Hutasoit dan ketua serta anggota dari kelompok tani penerima bantuan.
Pewarta: WaristoEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.