Even ini tak hanya membantu pihaknya dalam memperbanyak even, tapi juga menjadi kesempatan yang baik dalam menjaring atlet.
"Porkot ini betul-betul luar biasa karena kita menjaring atlet yang terbuka bagi siapa saja," ujar Feri disela pelaksanakan balap sepeda Porkot di Sirkuit BMX Jalan Tuasan, Medan, Kamis (29/11).
Feri memberi perhatian khusus untuk nomor BMX. Rencananya, mereka akan menggelar kejuaraan di kecamatan-kecamatan dan selanjutnya para juara kecamatan akan dilibatkan pada Kejurda 2019.
"Untuk event antar kecamatan ini akan kita buat lebih besar dan lebih kontiniu tiga bulan sekali," tuturnya didampingi Ketua Panitia Ilham Dani.
BMX sendiri menurut Feri merupakan basisnya olahraga sepeda. Pembinaan BMX dimulai dari usia 13, selanjutnya secara bertahap diarahkan ke MTB dan road (jalan raya).
Di Medan, potensi untuk mengembangkan balap sepeda cukup baik. Ia mencontohkan di beberapa kecamatan masih banyak anak-anak yang bermain sepeda.
"Lihat sendiri di Johor kadang kita susah jalan karena anak-anak naik sepeda. Jadi saya sangat yakin kita akan mencetak atlet handal," tuturnya.
Pewarta: JuraidiEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.