Aekkanopan (Antaranews Sumut) - Jangan mudah percaya informasi yang beredar, apalagi jika kabar itu muncul di media sosial. Karena jika tidak dicermati, informasi tersebut bisa menyesatkan.

Pernyataan itu keluar dari Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Labuhanbatu Utara Singgih Purwoto SSos kepada Antara, Selasa. "Tidak benar isu tentang kuota CPNS untuk Labura yang beredar di media sosial," katanya yang ditanya tentang kebenaran informasi yang beredar di medsos.

Menurutnya, jika memang ada formasi tentang penerimaan calon pegawai negeri sipil, tentu BKD-lah yang lebih dahulu mengetahuinya. Karena tidak mungkin kementerian menyebarkan di medsos tanpa menginformasikannya kepada daerah.

Singgih juga mengaku dirinya mendapat informasi tentang hal itu. Jumlah formasi untuk Labura dalam kabar yang beredar itu sebanya 204 orang. "Inikan jumlah yang besar untuk penerimaan CPNS," katanya merujuk formasi CPNS tertanggal 01 Nopember 2017 yang menyebar melalui medsos.

Di era kemajuan teknologi sekarang, bukn sesuatu yang sulit membuat surat atau kertas dengan logo burung Garuda. "Kan tidak ada cop surat atau tanda tangan menteri," katanya merujuk edaran yang mencantumkan nama MenPAN dan RB Asman Abnur SE MSi itu.

Informasi yang beredar itu berisi laporan penetapan e-formasi tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS dan tenaga kontrak pengangkatan CPNS tahun 2016-2019. Di bagian atas terdapat lambang burung Garuda.



Pewarta: Sukardi
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026